Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat, Merry Yuliesday/ Foto: M. Noli Hendra
PADANG – Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat telah membentuk tim medis untuk disiagakan 99 pos kesehatan, yang tersebar di sejumlah titik di 18 kabupaten dan kota.
Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuliesday, mengatakan di 99 posko kesehatan itu ada 1.042 tim medis yang ditugaskan, terdari dari 121 dokter dan 921 perawat. Jumlah tim medis di setiap posko, berbeda. Di Kota Padang, tim medis yang ditugaskan pada pos kesehatan mudik lebaran sebanyak 22 orang dokter, dibantu 115 perawat.
“Sebanyak 1.042 tim medis itu tergabung dengan tim medis dari provinsi, yakni lima orang dokter dan 35 parawat. Selebihnya tim medis yang ada di Dinas Kesehatan di kabupaten dan kota,” katanya, Jumat (8/6/2018).
Sementara itu di daerah lainnya, Kabupaten Pasaman ada 9 dokter dan 8 perawat. Kabupaten Dharmasaraya ada 8 dokter dan 37 perawat. Kabupaten Sijunjung ada 1 orang dokter dan 3 orang perawat.
Kabupaten Pasaman Barat ada 1 orang dokter dan 5 orang perawat. Kabupaten Limapuluh Kota ada 5 orang dokter dan 3 orang perawat. Kabupaten Pesisir Selatan ada 3 orang dokter dan 29 orang perawat. Kabupaten Padang Pariaman 7 orang dokter dan 6 orang perawat.
Selanjutnya, Kota Payakumbuh ada 10 orang dokter dan 20 orang perawat. Kabupaten Solok 4 orang dokter dan 6 orang perawat. Kabupaten Agam ada 1 orang dokter dan 19 orang yang bertugas sebagai perawat. Kabupaten Kepulauan Mentawai ada 9 orang dokter dan 3 orang perawat. Kota Pariaman ada 1 orang dokter dan 7 orang perawat.
Lalu, Kota Sawahlunto ada 7 orang dokter dan 24 orang perawat. Kota Bukittinggi 3 orang dokter dan 50 orang perawat. Untuk Kota Solok tidak ada dokter yang ditugaskan tapi ada 136 orang perawat yang disiagakan. Kabupaten Solok Selatan ada 15 orang dokter dan 300 orang perawat. Kabupaten Tanah Datara 14 orang dokter dan 128 orang perawat, dan untuk Kota Padang Panjang ada 1 orang dokter dan 22 orang perawat.
“Tim medis yang disiagakan mendirikan pos kesehatan di tempat-tempat arus mudik yang dinilai volume kendaraannya cukup tinggi,” ujarnya.
Pendirian pos kesehatan ini juga menggunakan Puskesmas setempat, yang berlokasi di tempat strategis. Sebanyak 99 posko kesehatan akan dibuka 24 jam.
Merry menyebutkan, pos kesehatan itu juga ada di beberapa titik objek wisata di Sumbar. Keberadaan pos kesehatan di sana, bertujuan untuk memberikan pertolongan medis dan meminimalisir jatuhnya korban, jika terjadi kecelakaan.