Jelang Ramadhan, Pasokan Ikan ke Pasar Induk Palembang, Stabil

Ilustrasi - Dok: CDN

PALEMBANG  – Pasokan ikan ke Pasar Induk Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan, menjelang Bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriah cukup stabil karena produksi ikan dari sejumlah daerah pemasok normal.

“Pasokan ikan ke pasar induk dari nelayan dan pembudidaya kota setempat dan dari empat kabupaten terdekat cukup banyak atau sesuai dengan kebutuhan warga ibu kota Provinsi Sumsel itu,” kata Andin, salah seorang pedagang ikan di Pasar Induk Jakabaring Palembang, Minggu.

Menurut dia, sekarang ini pasokan ikan laut dan air tawar ke sejumlah kios di Pasar Induk Jakabaring rata-rata setiap harinya mencapai 15 ton.

Pasokan ikan tersebut dari hasil tangkapan nelayan dan budi daya petani tambak kabupaten terdekat seperti Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, dan Kabupaten Musi Banyuasin.

Kondisi tersebut diharapkan bisa berlangsung sepanjang tahun ini, karena biasanya pada saat memasuki musim kemarau pasokan ikan berkurang dan memengaruhi pendapatan pedagang ikan lainnya di pasar induk.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perikanan Palembang Aprizal menjelaskan, tingkat konsumsi ikan warga Palembang cukup tinggi, karena selain untuk lauk makan sehari-hari, juga dimanfaatkan untuk bahan baku membuat makanan khas daerah seperti pempek dan kerupuk kemplang.

Secara umum tingkat konsumsi ikan warga Palembang dan masyarakat Sumsel lainnya telah mencapai 38 kilogram per kapita per tahun.

Melihat tingginya tingkat konsumsi ikan tersebut, pihaknya berupaya menjaga pasokan ikan stabil ke Pasar Induk Jakabaring dan pasar lainnya dengan mendorong nelayan dan warga kota yang menekuni usaha budi daya ikan untuk meningkatkan produksi. (Ant)

Lihat juga...