Festival Pencak Silat Nusantara TMII Diharap Munculkan Pesilat Mumpuni

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

JAKARTA — Ketua Panitia Festival Pencak Silat Nusantara V, Hudi Nusyamsi mengharapakan, festival yang sudah lima kali diadakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mampu menghasilkan pesilat yang mumpuni.

“Festival Pencak Silat Nusantara ini rangkaian HUT ke 43 TMII. Diharapkan festival ini menghasilkan pesilat mumpuni hingga ke tingkat nasional,” kata Hudi kepada Cendana News ditemui di sela-sela acara di Candi Bentar TMII, Jakarta, Jumat (13/4/2018).

Dijelaskan dia, jumlah peserta di 2018 meningkat dari sebelumnya. Sebelumnya 600 peserta menjadi 650 dari 35 perguruan pencak silat di seluruh Indonesia.

Menurutnya, pencak silat adalah kebudayaan Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan.

Dijelaskan, pada festival ini lebih diutamakan keindahan gerakan silat. Yakni, seperti sebuah tari bukan pertandingan untuk mengejar prestasi. Dalam setiap gerakan peserta diiringi gendang dan musik tradisional.

“Yang ditampilkan dari Festival Pencak Silat Nusantara ini adalah silat asli dari setiap perguruan. Juga keindahan gerakan, karena pencak silat adalah seni budaya bangsa,” kata Hudi.

Untuk para pemenang, sebut Hudi, akan diumumkan pada Minggu (15/4/2018). Sebagai apresiasi mereka akan mendapatkan cendramata dan dana pembinaan dari TMII dan PB IPSI (Pencak Silat Seluruh Indonesia).

Hudi pun berterima kasih kepada manajemen TMII yang telah mendukung Festival Pencak Silat Nusantara ini hingga kelima kalinya.

“TMII ini wahana pelestarian seni budaya bangsa. Pencak silat adalah salah satu warisan budaya bangsa yang harus dilestarikan,” ujarnya.

Ke depan, Hudi berencana mengembangkan budaya tradisonal pencak silat ini menyasar ke tingkat provinsi atau anjungan daerah yang ada di TMII. Sehingga, kata dia, diharapkan setiap anjungan memberikan sumbangsih dengan menampilkan pesertanya pada Festival Pencak Silat Nusantara ini.

Lihat juga...