Pekalongan Mulai Ujicoba Mina Padi

Lahan mina padi, ilustrasi -Dok: CDN

PEKALONGAN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, sedang mengujicobakan lahan mina padi seluas 28 hektare di beberapa wilayah kecamatan di daerah itu.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, mengatakan bahwa saat ini program mina padi seluas 7 hektare sudah dilakukan di Desa Bugangan, Kecamatan Kedungwuni.

“Program mina padi di Desa Bugangan merupakan uji coba yang didampingi langsung oleh Dinas Ketahanan dan Pertanian, yang kami harapkan ke depan dapat menjadikan demplot bagi petani lain yang berminat,” katanya, Jumat (16/3/2018).

Program mina padi tersebut bisa secara berkelanjutan, dengan harapan pada 2019 masyarakat petani akan bertambah banyak beralih hingga areal meningkat mencapai 500 hektare.

Berdasar pengamatannya, hasil mina padi sesuai dengan harapan, yaitu tanaman padi terlihat subur dengan butir padi yang berisi dan ukuran ikan juga sudah mulai besar.

Menurut dia, saat ini lahan pertanian seluas 7 hektare dengan disebar 35.000 bibit ikan kini sudah mulai tampak hasilnya. “Kami berharap, hasil program mina padi dapat meningkatkan nilai ekonomi pada petani,” katanya.

Ia mengatakan, bahwa Kabupaten Pekalongan memiliki potensi untuk pengembangan mina padi, baik luas areal maupun sumber mata air yang melimpah.

“Saya membayangkan betapa potensinya daerah ini. Selain produksi padi akan surplus pada tiap musim panen dan kita kaya air yang melimpah,” katanya.

Padi organik yang dikembangkan pada program mina padi tetap terasa enak dan sehat dimakan, termasuk ikannya juga memiliki standar sehat layak konsumsi, mengingat jauh dari pemakaian bahan kimia untuk pupuk maupun memberantas hama.

“Kami optimis bila program mina padi ini dilakukan dengan baik dan benar, akan meningkatkan ekonomi petani,” katanya. (Ant)

Lihat juga...