Tangkapan Nelayan Menurun, Ikan Air Tawar Diburu Pembeli

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

LAMPUNG — Hasil tangkapan ikan laut di perairan Bakauheni Lampung Selatan tengah mengalami penurunan selama satu pekan terakhir. Imbasnya harga di pedagang mengalami kenaikan terutama ikan hasil tangkapan rawe dasar.

Hasan (30) salah satu nelayan di Muara Piluk Bakauheni menyebut merosotnya tangkapan ikan nelayan bagan menyebabkan terjadinya peningkatan permintaan ikan air tawar di pedagang ikan kampung nelayan dan di pasar tradisional Bakauheni.

Jenis ikan laut tangkapan nelayan mengalami kenaikan berkisar Rp5.000 hingga Rp10.000 per kilogram. Beberapa jenis yang mengalami kenaikan, dari jenis tongkol semula Rp17.000 naik menjadi Rp22.000; ikan kembung dari Rp25.000 menjadi Rp30.000; ikan kuniran semula Rp50.000 menjadi Rp55.000; ikan Lapeh semula Rp45.000 menjadi Rp50.000 dan ikan kerapu dari semula Rp50.000 menjadi Rp60.000. Ikan bandeng semula Rp17.000 menjadi Rp22.000 per kilogram.

“Pengaruh angin utara membuat sebagian nelayan bagan congkel tidak memperoleh tangkapan ikan besar bahkan justru didominasi hasil tangkapan ikan teri yang banyak dikirim ke wilayah Panjang,” beber Hasan salah satu nelayan di dermaga Muara Piluk saat ditemui Cendana News, Sabtu (24/2/2018)

Imbas dari kenaikan harga sejumlah konsumen beralih membeli ikan air tawar seperti bawal, ikan emas, lele dan patin. Bahkan ikan air tawar tersebut didatangkan dari wilayah Cianjur Jawa Barat yang dijual ke sejumlah wilayah di Lampung Selatan.

Permintaan cukup tinggi berasal dari kegiatan HUT ke-72 marinir di PT.Bandar Bakau Jaya (BBJ). Juru masak untuk kebutuhan prajurit marinir bahkan membeli rata rata sekitar 200 kilogram per hari untuk kebutuhan makan siang.

“Kebutuhan ikan air tawar untuk masyarakat memang meningkat karena ikan laut berkurang di sejumlah pedagang ikan,” terang Hasan.

Isah, salah satu pedagang kuliner ikan bakar memperlihatkan ikan tengkurungan [Foto: Henk Widi]
Isah, salah satu pedagang kuliner ikan bakar memperlihatkan ikan tengkurungan [Foto: Henk Widi]
Ikan air tawar dijual per kilogram dengan harga Rp22.000, ikan emas Rp35.000, ikan lele Rp20.000 dan ikan patin Rp22.000.

“Jika tangkapan nelayan bagan congkel mulai membaik harga ikan akan kembali normal di sejumlah pasar tradisional,” beber Hasan.

Kelangkaan ikan hasil tangkapan nelayan juga berpengaruh pada pedagang kuliner berbahan ikan laut (seafood). Isah (32) menyebut permintaan konsumen untuk ikan bakar dan pindang ikan terkendala pasokan ikan laut. Beruntung ia memiliki pemasok tetap yang berasal dari hasil keramba jaring apung dari pembesaran di antaranya lobster, kerapu dan ikan tengkurungan.

Meski demikian jenis ikan yang langka seperti kuniran dan cumi didatangkan dari nelayan di pesisir timur Lampung.

Lihat juga...