Promosi Wisata Ciptakan Lapangan Kerja untuk Masyarakat Pantai Belebug
Editor: Irvan Syafari
LAMPUNG — Media sosial Twitter, Instagram, Facebook, Youtube serta media televisi memberi dampak yang signifikan dalam promosi sektor wisata di Lampung Selatan salah satunya wisata bahari Pantai Belebug (Belebug Beach).
Menurut Kepala Desa Totoharjo Kecamatan Bakauheni, Imam Bukhori peranan para siswa sekolah dan pegiat wisata di Lampung Selatan ikut mempromosikan destinasi wisata Pantai Belebug melalui media sosial. Upaya mereka mendukung penciptaan lapangan pekerjaan.
Sektor wisata yang semula jarang dikenal tersebut mulai banyak dikenal dengan adanya promosi melalui media sosial termasuk dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Promosi gencar melalui media sosial menjadi solusi murah memperkenalkan sektor wisata bahari, terlebih dengan semakin meningkatnya jumlah kunjungan setiap akhir pekan.
“Kini destinasi wisata yang ada di sekitar Desa Totoharjo di antaranya Pantai Belebug, Pulau Sekepol, Pulau Mengkudu yang bisa diakses melalui Pantai Belebug mulai dikenal wisatawan lokal maupun luar karena promosi yang gencar dari para pegiat wisata dan anak anak kekinian,” ujar Imam Bukhori kepada Cendana News, Jumat (2/2/2018)
Salah satu promosi selain melalui media sosial,Imam Bukhori menyebut dengan adanya iven sepekan sebelumnya berupa lomba dayung mempergunakan kano dengan rute Pantai Belebug menuju ke Pulau Sekepol.
Bekerjasama dengan komunitas peduli wisata (Pelita) yang diketuai oleh Yodistira Nugraha, kegiatan tersebut sekaligus ikut mempromosikan pantai dengan ciri khas pasir putih, batu apung dan memiliki pemandangan ke arah Gunung Krakatau tersebut.
Selain kegiatan lomba dayung,berkat promosi yang gencar pantai Belebug bahkan menjadi lokasi pengambilan gambar video untuk acara program jalan jalan (traveling) Let’s Go yang ditayangkan salah satu jaringan televisi swasta nasional.
Lokasi pengambilan gambar (syuting) di pantai Blebug pada Jumat siang (2/2/2018) diakui oleh Imam Bukhori melibatkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan dengan hadirnya Yuda Sukmarina sebagai kepala dinas, Komunitas Pelita dan pegiat wisata Lampung Selatan.
“Masyarakat antusias melihat proses pengambilan gambar karena bertepatan juga dengan waktu seusai pulang sekolah anak anak kerap bermain di Pantai Belebug,” kata Imam.
Melalui pengambilan gambar dengan lokasi Pantai Belebug, ia berharap meliputi keindahan alam pantai serta tarian adat Lampung Sigeh Pengunten dalam penyambutan tamu.
Dengan demikian pengambilan gambar itu memperkenalkan tarian tradisional tersebut dalam program acara televisi nasional yang menampilkan keindahan alam Indonesia tersebut.
Ia berharap dengan adanya promosi tersebut semakin memberi dampak positif bagi kunjungan wisatawan ke pantai tersebut.
Selain promosi melalui berbagai media, perbaikan infrastruktur jalan yang lebih baik disebutnya semakin memantapkan Desa Totoharjo membentuk Badan Usaha Milik Desa dengan pengembangan sektor pariwisata.
Bumdes dengan nama Barokah memberi berkah dengan adanya pengembangan sektor wisata yang dikelola oleh Pokdarwis Ragom Helau.
Melalui Bumdes Barokah yang dikelola oleh Pokdarwis untuk pengembangan sektor wisata, kunjungan wisatawan pada hari libur 300 hingga 500 orang pengelolaan destinasi wisata yang menerapkan sistem tarif masuk Rp5.000 per pengunjung untuk kendaraan roda dua dan Rp15.000 untuk kendaraan roda empat.
Pengelolaan sektor wisata yang terus berkembang karena bantuan promosi berbagai pihak tersebut diakuinya ikut membantu lapangan pekerjaan bagi warga.
Para pemuda yang kini tidak memiliki pekerjaan dilatih menjadi pemandu wisata,penjaga pantai, parkir dan sebagian ibu rumah tangga bisa berjualan makanan dan minuman ringan.
Lapangan pekerjaan tambahan dengan pembentukan sentra usaha penjualan buah buahan dan hasil pertanian di akses jalan wisata di antaranya buah durian, kelapa muda, pisang, rambutan juga menjadi sumber pendapatan bagi warga.