PSIM Yogya Diminati Pelatih Asing

YOGYAKARTA –– PSIM Yogyakarta masih menunjukkan tanda-tanda akan membangun kekuatan guna menghadapi kompetisi musim 2018. Meski begitu, beberapa tawaran mulai berdatangan, termasuk tawaran dari pelatih asing yang berminat menukangi Laskar Mataram.

Manajer PSIM, Agung Damar Kusumandaru mengatakan, beberapa pelatih lokal sudah menghubungi dan menyatakan minat mereka mengarsiteki tim kebanggaan warga Yogyakarta. Selain pelatih lokal, ada dua pelatih asing yang juga menyatakan minat serupa.

“Ada beberapa pelatih yang menawarkan diri. Dari luar negeri juga ada dua orang. Tapi saat ini kami masih punya pelatih. Kami tetap akan melihat regulasi ke depan seperti apa,” ucap Agung, Selasa (23/1/2018).

Soal pelatih, Laskar Mataram memang masih memiliki duet Erwan Hendarwanto dan Ananto Nurhani, keduanya mengantongi lisensi pelatih C AFC. Karena itu, manajemen PSIM memilih menunggu regulasi apakah masih bisa memakai keduanya atau harus ada penyesuaian dengan lisensi yang ada.

“Kalau musim kemarin aturannya B AFC dan kami masih bisa dengan lisensi yang dimiliki Erwan dan Ananto. Musim ini kami belum tahu apakah masih bisa atau tidak,” katanya.

Selain pelatih dan pemain, beberapa apparel juga telah menyatakan minat menyuport perlengkapan Hendika Arga dan kawan-kawan. Sebelumnya ada Kelme yang telah menyatakan ingin melanjutkan kerjasama tahun ketiga. Lalu ada DJ Sport, Rabbona dan Hokky77.

Terbaru, ada Calsie yang datang mengajukan penawaran. Apparel tersebut sebelumnya menjadi sponsor PSCS Cilacap selama ISC-B dan Liga 2 lalu. Besar kemungkinan musim depan akan ada apparel (pembuatan kostum) baru yang mensponsori tim.

Sebab pemasukan dari Kelme untuk PSIM selain perlengkapan tim, disebut-sebut fresh money hanya sekitar Rp35 juta. Nominal yang dinilai minim untuk tim sekelas PSIM. Di sisi lain, servis yang kurang memuaskan dari Kelme pada musim lalu membuat manajemen masih berpikir ulang melanjutkan kerjasama

Lihat juga...