GORONTALO – Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD-PMI) Gorontalo mengimbau kepada masyarakat agar dapat membantu pihaknya dalam hal ketersediaan stok darah di provinsi itu.
Dalam satu bulan PMI Gorontalo harus melayani seluruh rumah sakit di Provinsi Gorontalo, dengan membutuhkan 1.000-1.200 kantong darah untuk disalurkan ke warga atau pasien yang membutuhkan.
Ahmad Samman, salah seorang petugas seleksi donor mengatakan, dalam pemenuhan stok darah di Porvinsi Gorontalo, pihak UTD-PMI melakukan ‘mobile’ unit.
“Kami punya program mobile unit, jadi stok darah itu kita peroleh lewat kegiatan mobile unit tersebut untuk memenuhi undangan dari instasi, organisasi kemahasiswaan, atau organisasi kemasyarakatan untuk mengadakan aksi donor darah sukarela,” jelasnya.
Ia menyayangkan, meskipun sudah ada mobile unit tapi stok darah belum bisa terpenuhi sepenuhnya 100 persen.
“Kebutuhan stok darah setiap bulannya selalu tidak terpenuhi secara 100 persen, padahal kita sudah maksimal untuk memfasilitasinya, dari mobile unit sendiri dalam sebulan hanya dapat mengumpulkan 400-700 kantong saja,” katanya.
Hal ini disebabkan oleh masih kurangnya kesadaran masyarakat sebagai mahluk sosial untuk membantu sesama dengan cara mendonorkan darah mereka.
“Perlu diketahui kesadaran untuk mendonorkan darah masih di bawah, dan itu terlihat dari rendahnya pendonor sukarela,” tambahnya lagi.
Jadi Unit Transfusi Darah, Palang Merah Indonesia Gorontalo, berharap semua masyarakat dapat bersama-sama untuk secara sadar melakukan donor darah secara sukarela, yang dapat menyelamatkan nyawa bagi sesama. (Ant)