PURWOKERTO – Bulog Subdivisi Regional Banyumas, Jawa Tengah, kembali menggelar operasi pasar beras di kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, untuk menekan gejolak kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat itu.
Dalam operasi pasar yang digelar di depan Kelenteng Hok Tek Bio, kompleks Pasar Wage, Purwokerto, Selasa (2/1/2018), Bulog Banyumas menjual beras kualitas medium dengan harga Rp8.500 per kilogram. Beras tersebut diambil dari cadangan beras pemerintah (CBP).
Kehadiran operasi pasar tersebut mendapat perhatian masyarakat, sehingga mereka berbondong-bondong membeli beras medium dengan harga murah.
Salah seorang ibu rumah tangga, Fitri, mengatakan harga beras di pasaran saat ini mencapai kisaran Rp11.000-Rp11.500/kg untuk kualitas medium, sedangkan yang bagus mencapai Rp12.000/kg.
“Kalau di sini cuma Rp8.500/kg, beras medium, tapi kualitasnya bagus,” katanya.
Menurutnya, beras tersebut akan ditanak apa adanya tanpa dicampur dengan beras lainnya.
Warga lainnya, Isti mengaku sengaja membeli beras di operasi pasar tersebut untuk campuran saat menanak nasi. “Kalau tidak dicampur, sangat berat, karena harga beras IR-64 di pasaran sudah mencapai Rp12.000/kg. Selain untuk dimakan sendiri, nasinya juga untuk jualan,” katanya, yang membeli beras sebanyak 4 kg.
Saat ditemui di sela operasi pasar, Kepala Bulog Subdivre Banyumas, Setio Wastono, mengatakan berdasarkan data, harga beras kualitas medium di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, saat ini lebih tinggi dibanding kabupaten-kabupaten tetangga seperti Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara.
Karena itu, Bulog Subdivre Banyumas diperintahkan untuk segera menggelar operasi pasar di beberapa titik, khususnya di Pasar Wage.
“Model operasi pasar kali ini berbeda dengan yang kami lakukan sebelumnya (2017, red.). Operasi pasar yang lalu dilakukan oleh satgas (satuan tugas), sekarang ini bisa melalui pedagang,” katanya.
Pedagang binaan Bulog Subdivre Banyumas akan mendapat stok beras kualitas medium yang dapat dibeli masyarakat dengan harga maksimum sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp9.000/kg.
Sementara harga beras medium dari Bulog untuk pedagang sebesar Rp8.000/kg. “Pasokan beras untuk pedagang akan diantar oleh Bulog sampai ke tempat penjualan,” jelasnya. (Ant)