BOMBANA – Kementerian Pertanian memberikan bantuan sosial kepada Pemuda Tani Indonesia Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, senilai Rp1,6 miliar yang disalurkan kepada 42 kelompok tani yang tersebar di 6 kecamatan.
“Sebanyak 42 kelompok tani itu mendapatkan bantuan sosial dengan sistem dana transfer untuk lahan seluas 2.088 hektare,” tutur Ketua Gempita Kabupaten Bombana, Jumrad Raunde, melalui layanan pesan singkat, Selasa (2/1/2018).
Bantuan berupa uang tersebut, lanjut Jumrad, akan digunakan kelompok tani untuk pembelian benih jagung hibrida dan pupuk urea bersubsidi sesuai dengan luas lahan milik kelompok.
“Masing-masing anggota Poktan mendapatkan subsidi sebanyak 15 kg benih jagung hibrida per hektare dan 100 kg pupuk urea bersubsidi,” rincinya.
Menurut Jumrad, pihaknya menganggap itu sebagai kado terindah di awal 2018, sebab hanya Kabupaten Bombana yang dinyatakan lolos verifikasi untuk mendapatkan Bansos dari Kementerian Pertanian tersebut di antara beberapa kabupaten dan kota lainnya se-Sulawesi Tenggara.
“Kami berterima kasih atas kooperatifnya kelompok tani dan pihak Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara serta Gempita Sultra, sehingga usaha maksimal yang kami lakukan menuai hasil memuaskan,” imbuhnya.
Ia menambahkan, bansos tersebut akan segera dicairkan dan mengawal kelompok tani mulai dari pengadaan kebutuhannya hingga pasca panen.
“Ini merupakan komitmen Gempita untuk melakukan pembinaan kepada kelompok tani, sehingga kelak dapat dinyatakan mandiri,” pungkasnya. (Ant)