2018, Komunitas Sepeda NTB Inginkan Balap Sepeda Digelar

MATARAM – Balap sepeda merupakan salah satu olahraga yang banyak disukai masyarakat dan wisatawan, baik Nusantara maupun mancanegara, terutama masyarakat pecinta sepeda yang senang melakukan penjelajahan dengan medan menantang.

“Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sendiri termasuk daerah yang cukup disukai sebagai lokasi balap dan jelajah menaiki sepeda oleh para pecinta sepeda. Selain memiliki banyak medan menantang, juga memiliki pemandangan alam yang indah untuk dinikmati para pecinta sepeda,” kata anggota komunitas sepeda NTB, Ahmad Subaidi di Mataram, Jumat (5/1/2018).

Terbukti NTB selama tahun 2017 beberapa kali menjadi tua rumah iven balap sepeda berskala nasional maupun internasional yang melibatkan ratusan peserta lokal, nasional dan mancanegara dari puluhan negara.

Karena itulah, Subaidi berharap, iven yang sama bisa diselenggarakan kembali di NTB tahun 2018, melibatkan peserta dari berbagai negara sebagaimana tahun lalu.

“Iven balap sepeda selama ini selain bisa mempertemukan banyak pesepeda handal dan pebalap sepeda nasional dan internasional, juga sekaligus promosi potensi dan keindahan pariwisata NTB agar bisa lebih dikenal di mata dunia,” katanya.

Sebelumnya, NTB beberapa kali sukses menjadi tuan rumah iven balap sepeda berskala internasional yang melibatkan ratusan peserta dari puluhan negara termasuk dalam negeri.

Balap Sepeda yang diselenggarakan Grand Fondo New York (GNFY) Indonesia bulan Oktober 2016, sebanyak 659 penggila sepeda dari 32 negara ikut serta. Di antara negara yang ikut adalah Jerman, Spayol, Italia, Perancis, Amerika Serikat, Uruguay, Meksiko, Bolivia dan Argentina.

Kemudian balap sepeda Tour de Lombok 2017 dikuti 98 peserta dari 19 negara, menjajal rute sejauh 485 km.

“Tur tersebut digelar dalam rangka mendukung destinasi yang ada di Lombok, seperti KEK Mandalika yang saat ini dalam proses pengembangan,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB, H. Lalu Mohammad Faozal.

Kegiatan balap sepeda sendiri akan ditetapkan menjadi kalender iven yang akan diperkuat melalui Peraturan Gubernur NTB. Iven tersebut diselenggarakan rutin setiap tahun.

Suasana balap sepeda yang pernah diselengarakan di NTB. Foto: Turmuzi
Lihat juga...