Hujan Berganti Salju, Albania Masih Hadapi Masalah Banjir

TIRANA – Air sungai utama di Albania mulai surut pada Minggu (3/12/2017) setelah hujan lebat yang turun berhari-hari di negara tersebut. Namjun saat ini salju telah menutupi sebagian besar wilayah Albania Utara. 

Kondisi tersebut pada akhirnya membuat kondisi banjir di Albania menjadi lebih buruk. Akibat salju, beberapa desa di Albania Utara terisolasi dan membutuhkan upaya untuk membuka poros jalan utama.  

Albania telah diguyur hujan lebat dan topan selama berhari-hari sehingga mengakibatkan banjir luas di negeri tersebut. Satu orang dilaporkan telah meninggal dalam tiga hari belakangan akibat hujan lebat.  

Komite Keadaan Darurat Sipil melaporkan lebih dari 600 keluarga telah diungsikan dari rumah mereka, yang terendam air. “Seluruh jumlah rumah yang terpengaruh oleh air atau banjir ialah 3.337 di seluruh negeri itu. Semua dikerahkan untuk meringankan dampak banjir,” kata Kepala Komite Keadaan Darurat Sipil Shemsi Prenci, Senin (4/12/2017).  

Menteri Pendidikan Albania Lindita Nikolla Minggu (3/12/2017) siang mengumumkan bahwa kegiatan belajar-mengajar tak bisa dilanjutkan di 56 sekolah di seluruh negeri tersebut. Pemerintah telah mulai menghitung kerusakan untuk mempertimbangkan ganti rugi keuangan.   

Perdana Menteri Edi Rama pada Sabtu (2/12/2017) berusaha meyakinkan warganya,  bahwa pemerintah akan memberi mereka ganti rugi atas semua kerugian yang mereka derita. Sementara itu, mengingat kondisi banjir, Albanian Konfindustria (serikat industri setempat) pada Minggu (3/12/2017) meminta dilakukannya perubahan anggaran 2018. Diharapkan ada lebih banyak dana dan lebih banyak perhatian diberikan bagi pencegahan banjir. 

General Manager Konfindustria Gjergj Buxhuku mendesak pemerintah agar sesegera mungkin merancang dan menerapkan strategis pencegahan banjir besar. Ia menyerukan dilancarkan sidang luar biasa Parlemen Albania untuk memprioritaskan pembahasan masalah semacam itu. “Parlemen Albania mesti meminta lembaga eksekutif mempersiapkan proyek dan mengajukan untuk disetujui perubahan yang diperlukan pada anggaran 2018,” tandasnya. (Ant) 

Lihat juga...