Tarian Massal Ondel-Ondel Betawi Siap Digelar 11 November 2017

JAKARTA — Kesenian tradisional Betawi ‘Ondel-ondel’kerap ditampilkan dalam pesta-pesta rakyat itu. Kesenian ini mensimbolkan leluhur atau nenek moyang yang senantiasa menjaga anak cucunya.

Kini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta siap menggelar Tarian Ondel-ondel massal yang melibatkan 20 ribu peserta pada acara pagelaran Budaya Nusantara di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada 11 November 2017. Banyaknya ondel-ondel diharapkan dapat memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Kepala Disparbud DKI Jakarta, Tinia Budiati menuturkan, hingga saat ini jumlah peserta yang sudah mendaftar mencapai 18 ribu orang. “Ini baru kali pertama diselenggarakan. Kami optimistis, kegiatan ini akan berlangsung meriah,” katanya.

Menurut Tinia, kegiatan ini telah mendapatkan dukungan dari Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi, Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), pengelola sanggar seni, industri pariwisata hingga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Pariwisata RI.

“Kami berharap seluruh lapisan masayarakat dapat berpartisipasi dalam gerakan Cinta Budaya Betawi,” ungkapnya penuh harap.

Acara Tarian Massal Ondel-Ondel Betawi ini sebenarnya sudah lama direncanakan oleh Disparbud DKI Jakarta dengan menggandeng Dinas Pendidikan untuk menghadirkan 40.000 siswa untuk menari tarian Betawi saat acara pelepasan masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat pada 15 Oktober 2017.

Sayangnya, rencana tersebut batal lantaran padatnya agenda Djarot menjelang penghabisan masa jabatannya. Dua dinas yang terlibat dalam rencana ini pun juga tidak menyanggupi untuk menggelar Tarian Massal Ondel-Ondel Betawi.

Namun menurut Tinia agenda ini tidak dibatalkan sepenuhnya, hanya saja pergelaran tarian massal akan digelar setelah masa jabatan Djarot berakhir, yaitu pada 11 November 2017. “Pertunjukan tersebut sekaligus untuk memperingati Hari Pahlawan, “ paparnya.

Dalam gelaran Tari Massal Ondel-Ondel Betawi ini nantinya di Monas akan dipenuhi dengan gambang kromong, serta para penari yang hadir akan berpakaian nasional dari seluruh Indonesia dan tentunya pakaian Betawi.

Lihat juga...