Sejumlah Daerah di Sumbar Dilanda Banjir dan Longsor

PADANG — Hujan yang turun di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) sejak dini hari, menyebabkan bencana banjir dan longsor di sejumlah daerah di Sumbar. Hingga sore ini, setidaknya ada dua titik longsor dan sejumlah titik banjir. 

Informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, banjir turut melanda kawasan pemukiman warga yang berada di Bungus Teluk Kabung dengan ketinggian air mencapai 50 centi meter. Saat ini, warga masih tetap bertahan di rumahnya masing-masing.

Banjir juga merendam pemukiman warga di Jondul Rawang, Kecamatan Padang Selatan, Padang, dengan ketinggian air mencapai 40 centi meter. Di Jondul Rawang, bila hujan turun dengan rentang waktu yang lama serta intensitas tinggi, kemungkinan air akan terus meningkat.

Kalaksa BPBD Kota Padang, Edi Hasymi, menjelaskan, informasi terakhir ketinggian air di Sungai Batang Kuranji setinggi 125 centi meter. Sementara genangan air di Jondul Rawang setinggi 40 hingga 60 cm. Di Komplek Arai Pinang, setinggi 40 hingga 50 cm. Banjir juga terjadi di Jalan Niaga dan AR Hakim, Pondok setinggi 20 hingga 30 cm.

Bencana longsor yang terjadi di Nagari Taratak Sungai Lundang, Kabupaten Pesisir Selatan. Untuk sementara waktu, jalan tersebut belum bisa dilalui. -Foto: M. Noli Hendra

“Saat ini tim TRC dan Pusdalops PB BPBD Kota Padang telah berada di Jondul Rawang dan beberapa titik rawan banjir di Kota Padang beserta perahu karet,” katanya, saat dihubungi pada Senin (27/11/2017).

Sementara itu, pemuda setempat, Bobby, mengatakan kawasan Jondul Rawang merupakan kawasan langganan banjir. Sejauh ini belum ada upaya pemerintah untuk membenahi kawasan Jondul Rawang, agar tidak terjadi banjir.  “Ya, saat ini hujan masih turun, sepertinya air akan terus bertambah. Kalau melihat sebelumnya, genangan air bisa mencapai satu meter,” ucapnya.

Selain di Kota Padang, banjir juga terjadi di Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Pasi Intel Kodim 0311/Pessel Kapten Inf. Hermansyah, menyebutkan, berdasarkan informasi dari tim Babinsa yang turun ke lapangan, akibat curah hujan tinggi mengakibatkan banjir di Nagari Duku, Tarusan. Air telah meluap hingga menggenangi badan jalan.

“Saya tidak di lapangan, tetapi ada Babinsa di lapangan sedang memantau situasi,” ujar Kapten Inf. Hermansyah, ketika dikonfirmasi via pesan singkat.

Di Pesisir Selatan, tidak hanya banjir, di daerah tersebut juga terjadi longsor, tepatnya di Nagari Taratak Sungai Lundang. Akibat longsor itu, membuat arus lalu lintas Padang – Painan terputus sementara waktu.  “Sampai sekarang belum ada alat berat di lokasi,” tegasnya.

Informasi dari BPBD juga menyebut, longsor tidak hanya terjadi kawasan Tarusan. Tapi, juga di Tapan yang merupakan jalan penghubung Sumbar – Jambi. Ada sekira 10 meter panjang jalan yang tertimbun akibat material tanah. Pengerjaan pembersihan jalan juga segera dikerjakan.

Lihat juga...