Robot Tempat Sampah Buatan MAN 1 Solo Juara Nasional

SOLO —- Prestasi gemilang ditorehkan dua siswa MAN 1 Solo, Jawa Tengah, di ajang lomba robotik tingkat nasional. Berbekal kreativitas membuat robot tempat sampah, dua siswa, yakni Syaifullah Yusuf dan Fatih Abdullah, mampu mengalahkan ratusan peserta lain dari seluruh Indonesia.

Menurut keduanya, robot tempat sampah yang menyabet juara 1 nasional ini diberi nama ‘Trash Can Jaman Now’. Robot tempat sampah yang dilengkapi dengan sensor motorik ini memiliki tinggi 35 centi meter dan diameter 30 centi meter.

“Robot yang dilengkapi sensor ini dapat membuka dan menutup sendiri. Sensor motorik ini akan berfungsi sesuai jarak yang ditentukan,” papar Yusuf, saat ditemui, Senin (27/11/2017).

Robot sampah dengan sensor motorik ini berfungsi dengan baik bila jaraknya tidak kurang dari 25 centi meter dan tak lebih dari 40 centi meter. Artinya, jika ada yang ingin membuang sampah, robot tempat sampah ini dapat terbuka dengan sendirinya bila pada jarak tersebut.

“Jika kurang atau lebih dari jarak itu, robot tempat sampah tidak mau terbuka,” katanya.

Ditambahkan Fatih, ide pembuatan robot ini berawal dari keprihatinannya dengan adanya sampah yang kian hari kian menumpuk. Sampah rumah tangga bahkan menempati peringkat pertama yang menjadikan tumpukan sampah terjadi di mana-mana. Di samping itu, perilaku hidup bersih tanpa sampah juga belum sepenuhnya berjalan baik di masyarakat.

“Karena itu, muncul ide untuk membuat tempat sampah  yang dapat terbuka dan tertutup sendiri. Kadang masih banyak orang yang tidak mau membuka tempat sampah, karena menilai kotor dan bau. Dengan sensor otomatis tidak perlu membuka tempat sampah,” terang Fatih.

Untuk membuat robot sampah ini tidak memerlukan waktu yang lama. Dari awal penelitian hingga perakitan, kedua siswa ini hanya membutuhkan waktu sekitar 10 hari. Sementara untuk uji coba sensor motorik, memerlukan waktu yang relatif lama.

“Dana yang dibutuhkan untuk merakit robot sampah ini juga tidak mahal. Hanya berkisar Rp40 ribu,” imbuh dia.

Berkat juara pertama dalam lomba yang diselenggarakan  Kementerian Agama (Kemenag) di Serpong, Tangerang, Banten, mereka mendapatkan hadiah sebesar Rp22 juta.

Lihat juga...