Nilai Tukar Petani NTB Oktober di Atas 100 Persen

MATARAM – Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bulan Oktober 2017 mengalami peningkatan cukup menggembirakan, yaitu di atas 100 persen atau sebesar 107,20 persen.

“Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan pada 8 kabupaten di Provinsi NTB, terjadi NTP yang berfluktuasi setiap bulannya, bulan Oktober 2017 NTP Provinsi Nusa Tenggara Barat berada di atas 100 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, Endang Sri Wahyuningsih di Mataram, Senin (6/11/2017).

Ia mengatakan peningkatan tersebut menandakan, bahwa kemampuan petani di NTB mengalami peningkatan daya beli, karena kenaikan harga produksi relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan harga input produksi dan kebutuhan konsumsi rumah tangganya.

Menurut Endang, kenaikan NTP sekarang ini mengalami peningkatan lebih besar, yaitu sebesar 1,28 persen bila dibandingkan dengan NTP September 2017 yaitu dari 105,85 menjadi 107,20.

“Kondisi tersebut disebabkan karena indeks harga yang diterima petani (It) naik sebesar 0,93 persen dan indeks harga yang dibayar petani (Ib) turun sebesar 0,35 persen,” katanya.

Kemampuan daya beli petani di Provinsi NTB pada 3 subsektor, terdiri dari subsektor peternakan 121,27, subsektor tanaman pangan 110,05 dan sub sektor perikanan 105,17. Sedangkan subsektor lainnya memiliki kemampuan daya beli yang rendah atau NTP di bawah 100 yaitu subsektor perkebunan rakyat 96,41 dan subsektor hortikultura 84,61.

Sebelumnya anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang juga Kepala BI NTB, Priyono mengatakan, untuk memastikan dan menjaga kemampuan daya beli masyarakat, khususnya kebutuhan pokok TPID bersama sejumlah instansi lain, selain melakukan pengawasan di lapangan, juga melakukan intervensi dengan melaksanakan Operasi Pasar (OP) di sejumlah pasar tradisional bagi masyarakat.

“OP dilaksanakan untuk memastikan stabilitas sejumlah kebutuhan pokok bisa tetap terjaga stabil, sehingga daya beli masyarakat juga bisa tetap terjaga,” katanya.

Lihat juga...