Nawaz Sharif Hadiri Langsung Persidangan Dirinya

ISLAMABAD – Mantan Perdana Menteri (PM) Pakistan Nawaz Sharif menghadiri langsung persidangan anti korupsi terhadap Dirinya, Jumat (3/11/2017). Sharif, 67, hadir di persidangan yang merupakan perintah dari Mahkamah Agung Negara setempat setelah mendepaknya dari kursi Perdana Menteri Juli lalu.

Selain Sharif, persidangan juga dilakukan kepada Maryam yakni putri dari Sharif. Maryam diadili atas aktivitas keungan dan kekayaan keluarga tersebut yang dijadikan dasar Mahkamah Agung mendepak Sharif dari posisi Perdana Menteri.

Dakwaan-dakwaan di pengadilan Biro Akuntabilitas Nasional (NAB) tersebut terkait dengan keberadaan properti di London yang dimiliki keluarga sharif. Keberadaan properti tersebut terungkap pada bocoran Panama Papers tahun 2016 yang melibatkan perusahaan-perusahaan offshore yang dimilik para tokoh internasional terkemuka.

Keluarga Sharif telah menyebut tuduhan yang diberikan merupakan bagian dari konspirasi politik. Namun para pemimpin oposisi Pakistan mendesak agar tuduhan tersebut diajukan ke pengadilan dengan menyebutnya sebagai bagian dari akuntabilitas bagi yang kaya dan berkuasa.

Sementara para sekutu Sharif menyebut proses peradilan itu dendam politik dan terindikasi ada campur tangan oleh unsur-unsur tentara yang kuat. Namun pernyataan tersebut tidak mampu mempertahankan Sharif yang telah menjadi perdana menteri dua kali.

Mahkamah Agung mendiskualifikasi Sharif dari tampuk kekuasaan pada Juli akibat sumber-sumber pemasukan tahunan yang tak dilaporkan senilai 10.000 dolar AS. Dan Sharif telah membantah telah menerima uang di luar gaji tersebut. Pengadilan tinggi itu juga memerintahkan NAB menyelidiki dan melakukan peradilan atas keuangan-keuangan keluarga Sharif, termasuk propertinya di London.

Sharif saat ini masih mengendalikan partai Liga Muslim Pakistan-Nawaz, yang memilih sekutu dekatnya Shahid Khaqi Abbasi sebagai perdana menteri setelah Sharif dilengserkan. (Ant)

Lihat juga...