Kebersihan Desa Jadi Prioritas di Penengahan
LAMPUNG — Program kebersihan lingkungan berkaitan dengan kesehatan masyarakat menjadi perhatian serius bagi beberapa desa di wilayah Kecamatan Penengahan dengan rutin melakukan Jumat bersih secara gotong royong oleh masyarakat baik kaum laki laki maupun perempuan.
Murtasar, Kepala Dusun Sukabaru mendampingi Sopian Yakub Kepala Desa Sukabaru mengaku wilayah desa tersebut berada di jalur perlintasan menuju ke desa desa lain diantaranya Penengahan, Pisang, Sukajaya, Tanjungheran dan beberapa desa lain.
Prioritas kebersihan lingkungan diakui Murtasar dilakukan dengan membenahi sistem saluran air,akses jalan,jamban sehat,serta penyiapan tanaman obat keluarga serta berbagai fasilitas lain yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Program kebersihan lingkungan juga berkaitan dengan upaya mengurangi jumlah warga yang tidak memiliki jamban sehat.
“Pemerintah desa bersama masyarakat terus berkoordinasi dengan dalam upaya meningkatakan kebersihan lingkungan salah satunya kita wajibkan gotong royong setiap Jumat,menanam bunga dan sayuran di pekarangan,” terang Murtasar kepada Cendana News, Jumat (3/11/2017)
Kebersihan lingkungan dengan melakukan gotong royong setiap Jumat sekaligus dilakukan untuk meminimalisir aktifitas pembuangan sampah yang dilakukan oleh masyarakat sehingga pada lahan tanah milik desa dibersihkan selanjutnya dipergunakan untuk sereh, jahe, kunyit dan laos.
Selain sebagai tanaman obat keluarga bahkan bumbu dapur yang bisa dijual kepada pengepul bumbu dapur di wilayah tersebut untuk kebutuhan rumah makan dan memberi nilai tambah bagi penanam.

Selain kebersihan lingkungan yang dipergunakan untuk kepentingan bersama saat ini melalui program swasembada WC atau jamban sehat dengan mengikuti pelatihan pembuatan wc sistem cetak yang dilakukan pelatihan oleh sekolah swasembada wc dan diikuti oleh perwakilan desa.
Program jamban sehat melalui sekolah swasembada wc tersebut diakuinya mengacu pada Instruksi Bati Lampung Selatan No.1 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Swasembada WC Kabupaten Lampung Selatan.
Suminah,warga Desa Sukabaru mengaku peran serta aktif masyarakat yang secara serentak melakukan upaya kebersihan lingkungan berimbas pada sisi kesehatan asal dilakukan secara bersama sama dengan sistem gotong royong masyarakat. Suminah bahkan menanam berbagai jenis sayuran seperti kangkung, sawi, bayam, selada, daun bawang yang ditanam dalam polybag.
“Kita diberikan fasilitas polybag untuk penanaman sayuran sehingga setiap rumah kini memiliki kebun keluarga sebagian memanfaatkan bekas karung semen,” terang Suminah.
Ia juga menyebut pemberian bantuan pemerintah melalui jamban sehat membuat dirinya serta sebagian warga lain kini tidak melakukan aktivitas buang air besar sembarangan. Selain dilakukan untuk menciptakan kebersihan lingkungan bagi masyarakat Desa Sukabaru sekaligus menjadi desa penyangga Desa Pisang, yang akan mengikuti lomba kesatuan gerak PKK KB Kesehatan sehingga seluruh masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan.
Ia berharap aktifitas menjaga kebersihan lingkungan di desa diharapkan jangan hanya dilakukan saat akan ada lomba melainkan dilakukan secara berkelanjutan dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan di rumah serta lingkungan.
Aktivitas mingguan menjaga kebersihan lingkungan yang dilakukan kaum laki laki dan penanaman sayuran di pekarangan rumah dilakukan kaum perempuan sekaligus sebagai bagian pemberdayaan masyarakat.
