Dipengaruhi Aksi Ambil Untung, Harga Emas Turun

NEW YORK – Harga kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup turun tipis pada Jumat (24/11/2017) atau Sabtu (25/11/2017) pagi Waktu Indonesia Barat (WIB). Pelemahan harga tersebut terutama akibat aksi ambil untung setelah liburan hari Thanksgiving.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, turun 4,9 dolar AS atau 0,38 persen, menjadi menetap di 1.287,30 dolar AS per ounce. “Selama dua sesi sebelum hari Thanksgiving pada Kamis (23/11/2017), logam kuning telah mencatat kenaikan yang signifikan. Para investor pada Jumat (24/11/2017) mengunci keuntungan mereka dan menekan harga turun,” kata para analis.

Tekanan tambahan datang dari penguatan pasar-pasar saham, karena Dow Jones Industrial Average naik 0,14 persen menjadi 23.557,99 poin pada 18.00 GMT. Ketika ekuitas mencatat keuntungan, logam mulia biasanya jatuh.

Namun, dolar AS memperpanjang kemundurannya setelah Federal Reserve memberi sinyal pendekatan berhati-hati terhadap kenaikan suku bunga pada tahun depan. Indeks Dolar AS turun 0,36 persen ke level 92,78 pada pukul 18.27 GMT, yang membatasi penurunan lebih lanjut emas berjangka.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 12 sen atau 0,7 persen, menjadi ditutup pada 16,992 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 4,6 dolar AS atau 0,49 persen, menjadi menetap di 945,30 dolar AS per ounce.

Sementara itu Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat (24/11/2017) pada Sabtu (25/11/2017) pagi Waktu Indonesia Barat (WIB). Pelemahan disebut-sebut karena para investor masih mempertimbangkan risalah pertemuan terakhir Federal Reserve (Fed).

Menurut risalah yang dirilis pada Rabu (22/11/2017), bank sentral AS melihat kemungkinan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Namun para pembuat kebijakan juga menyatakan kekhawatiran tentang inflasi yang terus-menerus lemah. Kondisi tersebut mengisyaratkan bahwa laju kenaikan suku bunga pada 2018 bisa lebih moderat dari yang diperkirakan.

Aktivitas perdagangan diperkirakan turun pada Jumat (24/11/2017) karena liburan Thanksgiving di AS. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,47 persen menjadi 92,782 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1924 dolar AS dari 1,1817 dolar AS. Pound Inggris naik menjadi 1,3324 dolar AS dari 1,3311 dolar AS. Dolar Australia meningkat menjadi 0,7615 dolar AS dari 0,7608 dolar AS.

Dolar AS dibeli 111,56 yen Jepang, lebih tinggi dari 111,26 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9798 franc Swiss dari 0,9820 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2704 dolar Kanada dari 1,2714 dolar Kanada. (Ant)

Lihat juga...