UNS Gelar Festival Budaya dan Seni Arab
SOLO — Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) kembali menggelar Arabic Fair 2017. Festival Budaya dan Seni yang dihelat oleh Himpunan Mahsiswa Program Studi (HMP) Qis’ar Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya kali ini mengangkat tema “Kilau Karya Negeri Sahara”.
Wakil Rektor III UNS, Profesor Darsono mengungkapkan, festival merupakan kegiatan untuk mempererat hubungan diplomasi antar negara. Budaya dan seni Arab selama ini telah melekat di Indonesia. Bahkan, akulturasi Arab-Indonesia sudah banyak terjadi di berbagai daerah.
“Melalui diplomasi budaya, norma dan nilai maka akan terjadi harmoni dalam peradaban dan kedamaian budaya. Harapannya akan membawa tata kehidupan yang baik, yaitu mengecilkan kembali ketajaman-ketajaman perbedaan, dan senantiasa berdamai, berkarya dan berbakti serta silaturahmi antar peradaban nusantara dan Arab,” ungkapnya di sela-sela kegiatan, Kamis (19/10/2017).
Masyarakat Indonesia yang majemuk dengan keberagaman budaya menjadikan negara ini tidak anti dengan budaya asing. Bahkan, budaya negara lain telah ada bertahun-tahun di Indonesia sehingga terjadi akulturasi. Hal tersebut justru menambah khazanah kebudayaan yang ada di Indonesia.

“Salah satunya adalah budaya Arab yang telah banyak berakulturasi dengan budaya masyarakat Indonesia yang menghasilkan banyak kebudayaan baru yang masih terjaga hingga saat ini. Baik dalam hal bahasa, sistem kepercayaan, pengetahuan, dan seni,” tambahnya.
Festival Budaya dan Seni Arab salah satu cara untuk memperkenalkan budaya Timur Tengah dan akulturasinya dengan budaya Indonesia kepada mahasiswa baru, para pelajar, civitas akademika, dan masyarakat umum. Selain itu, kegiatan itu untuk meningkatkan kreativitas para peserta dalam ajang kompetisi yang digelar dalam menyemarakkan Festival tersebut.
“Dengan mengambil tema Kilau Karya Negeri Sahara kami berharap kegiatan ini mampu menarik perhatian pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum kepada budaya Timur Tengah serta mengenalkan bahasa Arab sebagai bagian dari Timur Tengah,” imbuhnya.