Tingkatkan Kualitas, Tendik PAUD Ikuti Diklatsar

MALANG – Untuk lebih meningkatkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Malang, ratusan Tenaga Pendidik (Tendik) PAUD dari 14 kecamatan mengikuti Diklat Dasar PAUD Program Generasi Cerdas Desa. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi dari Kementerian Pendidikan dan Kementerian Desa yang bekerjasama dengan Bunda PAUD Kabupaten Malang.

Fasilitator Generasi Sehat dan Cerdas (GSC) Kabupaten Malang, Agung Wijaya menjelaskan bahwa Diklat Dasar (Diklatsar) PAUD tahun ini merupakan gelaran tahun yang kedua.

“Tahun lalu kita sudah berhasil melatih 459 tendik PAUD. Dan tahun ini jumlahnya juga sama yakni 459 tendik. Jadi selama dua tahun ini kita sudah berhasil melatih 918 Tendik PAUD,” jelasnya.

Menurutnya, penyelenggaran Diklatsar sendiri dibagi ke dalam empat gelombang yang dimulai sejak bulan September hingga bulan Oktober secara bergantian.

“Kebetulan sekarang adalah giliran Diklatsar gelombang keempat atau gelombang terakhir,” ujarnya saat ditemui di Hotel eL, tempat penyelenggaraan Diklatsar gelombang empat.
Lebih lanjut Agung menyampaikan, setiap gelombang Diklatsar berlangsung selama 248 jam dan biasanya diselesaikan dalam waktu 5-6 hari.

“48 jam pelatihan dilakukan secara tatap muka. Kemudian 200 jam sisanya mereka para peserta akan membuat tugas mandiri di lembaga dimana mereka bertugas. Setelah itu tugas mandiri tersebut dinilai oleh tim pelatih dan hasilnya akan dilaporkan ke lembaga penyelenggara pelatihan untuk kemudian ditentukan mereka lulus atau tidak,” terangnya.

Disebutkan Agung, Diklatsar ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas PAUD di Kabupaten Malang.

“Jadi PAUD tidak hanya menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung saja, tetapi juga harus menyediakan kualitas tenaga pendidik yang memenuhi standar. Diklatsar ini adalah salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut,” ungkapnya.

Dengan begitu diharapkan seluruh anak usia dini di Kabupaten Malang bisa mengakses PAUD berkualitas. Salah satu syarat PAUD berkualitas adalah tenaga pendidik juga harus berkualitas.

Sementara itu Agung mengatakan, para peserta Diklatsar PAUD adalah mereka yang terpilih melalui musyawarah desa dan lolos verifikasi di tingkat kecamatan.

“Jadi desa telah melakukan musyawarah untuk memilih kurang lebih tiga tenaga pendidik PAUD yang akan diikutsertakan di Diklatsar. Setelah itu mereka akan diverifikasi di tingkat kecamatan. Kemudian hasil dari verifikasi itu menghasilkan tiga tendik per desa yang akan dikirim untuk mengikuti pelatihan,” pungkasnya.

Tendik PAUD Ikuti Diklatsar. Foto: Agus Nurchaliq

 

 

 

 

Lihat juga...