Presiden Jokowi Kawal Pengadaan Sertifikat Tanah di NTB

LOMBOK TENGAH – Ribuan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima sertifikat tanah dari Kementerian Agraria, Tata Ruang (ATR) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Pemberian ribuan sertifikat tersebut diberikan langsung Presiden Joko Widodo di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (20/10/2017).

Kepada Menteri Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN) Presiden Jokowi meminta supaya target yang ditetapkan untuk pembuatan sertifikat bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat NTB tahun 2017 bisa dituntaskan supaya 2020 seluruh masyarakat yang belum memiliki sertifikat bisa mengantongi sertifikat.

“Tahun ini Menteri Agraria kita targetkan penerbitan sertifikat bagi masyarakat seluruh Indonesia 5 juta, tahun berikutnya 7 juta dan tahun berikutnya lagi 9 juta. Kalau tidak bisa capai target, awas nanti menterinya kita ganti, kita copot,” katanya.

Dalam sambutannya Jokowi mengungkapkan, bahwa setiap dirinya berkunjung ke setiap daerah, persoalan yang kerap terjadi dan dihadapi masyarakat adalah masalah sengketa kepemilikan lahan, baik dengan sesama masyarakat maupun dengan perusahaan.

Harapannya melalui pemberian sertifikat sekarang ini diharapkan, legalitas lahan yang dimiliki masyarakat jelas, baik secara hukum maupun administratif sehingga tidak bisa diganggu gugat.

“Kalau sudah pegang sertifikat enak, sebagai kekuatan, sengketa terjadi karena masyarakat kita tidak pegang sertifikat, akhirnya bentrok, bersengketa seperti di Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sumatra,” katanya.

Ditambahkan, dirinya berharap kepada masyarakat supaya bisa menggunakan sertifikat yang diberikan untuk kepentingan kesejahteraan keluarga, jangan justru jadi masalah. Bisa juga digunakan untung pinjam uang di bank sebagai modal usaha.

Sementara itu, Menteri ATR, Sofyan Jalil mengatakan dari total 1.669 bidang yang terdaftar, baru sekitar 52 persen yang sudah diterbitkan sertifikatnya.

“Khusus untuk NTB tahun ini, sudah 5.700 sertifikat yang dibagikan, hanya saja yang hadir di acara pembagian sertifikat hari ini sebanyak 2.700 orang dari seluruh wilayah NTB,” tutupnya.

Warga area KEK Mandalika dan sekitarnya antusias menerima program pengadaan sertifikat tanah. Foto: Turmuzi

 

Lihat juga...