PANGKALPINANG – Perseroan Terbatas Pelindo II Cabang Pangkalbalam, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akan membangun pabrik es guna memenuhi kebutuhan es nelayan tradisional di daerah itu.
“Mudah-mudahan pada tahun ini pembangunan pabrik es akan dapat terealisasi di Pelabuhan Muntok dan Sungaiselan,” kata General Manager Pelindo II Cabang Pangkalbalam, Hambar Wiyadi, di Pangkalpinang, Sabtu (21/10/2017).
Ia menjelaskan, pembangunan pabrik es di Pelabuhan Muntok Kabupaten Bangka Barat dan Pelabuhan Sungaiselan Kabupaten Bangka Tengah merupakan kerja sama Pelindo dengan pemerintah kabupaten dalam memberdayakan perekonomian masyarakat nelayan di daerah itu.
“Kami bersama Dinas Kelautan dan Perikanan akan mengelola pabrik es ini untuk memenuhi kebutuhan nelayan yang sangat tinggi,” ujarnya.
Menurut Hambar, pembangunan pabrik es ini sangat penting bagi nelayan dalam meningkatkan hasil dan kualitas ikan hasil tangkapannya. “Dengan adanya pabrik es, nelayan akan mudah mendapatkan balok dengan harga terjangkau, sehingga akan meningkatkan hasil tangkapan ikan dan kesejahteraan keluarga nelayan tersebut,” katanya.
Ketua HNSI Kota Pangkalpinang, Dedi, mendukung rencana pembangunan pabrik es karena ketersediaan balok es untuk nelayan kurang. “Kami berharap pembangunan pabrik es tidak hanya di Bangka Barat dan Bangka Tengah, tetapi juga di Kota Pangkalpinang, karena saat ini nelayan di kota ini sulit mendapatkan balok es untuk melaut,” katanya.
Menurut dia, ketersediaan balok es di Pangkalpinang kurang, sebagai imbas penghentian produksi pabrik balok es di Ketapang. Untuk memenuhi kebutuhan balok es tersebut, nelayan terpaksa memesan ke pabrik balok es di Desa Merawang, Kabupaten Bangka.
“Persediaan kurang sehingga berdampak langsung pada harga balok es naik menjadi Rp30 ribu per balok. Padahal, sebelumnya hanya Rp18 ribu per balok,” katanya. (Ant)