KPK Gelar OTT, Bupati Nganjuk Diduga Ditangkap

JAKARTA – Sejumlah petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menggelar kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. Petugas KPK berhasil menangkap dan mengamankan sejumlah orang yang diduga ikut terlibat dalam kasus perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), baik secara langsung maupun tidak langsung.

Pantauan Cendana News dari Gedung KPK Jakarta, hingga saat ini memang belum ada satu pun pernyataan resmi dari pejabat atau pimpinan KPK. Juru Bicara KPK Febri Diansyah ketika dikonfirmasi memamg membenarkan ada kegiatan OTT petugas KPK di wilayah Jawa Timur.

Namun Febri Diansyah mengaku belum mengetahui secara detil siapa saja orang yang ditangkap dan diamankan KPK pada saat menggelar kegiatan OTT tersebut.

“Sejumlah petugas KPK masih bekerja di lapangan, saat ini mereka sedang melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi. Mungkin sementara hanya itu yang bisa kita sampaikan, mungkin nanti malam atau besok akan kita sampaikan selengkapnya pada saat menggelar acara jumpa pers,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi wartawan di Gedung KPK Jakarta, Kamis (25/10/2017.

Informasi yang beredar di kalangan wartawan, Bupati Nganjuk yang berinisial T (Taufiqurrahman) diduga ikut terjaring dalam kegiatan OTT yang digelar di sejumlah lokasi. Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Nganjuk AKBP Djoko Sadono membenarkan memang ada kegiatan OTT yang digelar di wilayah hukum Polres Nganjuk. Dirinya membenarkan bahwa salah satu yang ikut ditangkap dan diamankan KPK adalah seorang pejabat penyelenggara negara setempat.

Sementara itu Komisaris Besar Polisi (Kombes) Polisi Frans Barung Mangera, Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (POLDA) Jawa Timur saat dikonfirmasi sejumlah wartawan memang membenarkan bahwa hingga saat ini petugas KPK masih melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan sejumlah orang yang ikut terjaring OTT KPK di wilayah Nganjuk.

Frans Barung Mangera juga menjelaskan bahwa sejumlah petugas KPK diketahui telah meminta izin untuk meminjam salah satu ruangan yang berada di kompleks Mapolda Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Kota Surabaya. Ruangan tersebut belakangan diketahui digunakan petugas KPK untuk keperluan interogasi, mengungkap apa sebenarnya motif dan tujuan dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang sedang ditangani KPK terkait sejumlah proyek di lingkungan Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Rencananya, setelah selesai dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan di Mapolda Jawa Timur, sejumlah orang yang ikut terjaring OTT KPK akan diterbangkan ke Jakarta dengan menggunakan pesawat. Namun hingga berita ini ditulis belum diketahui secara pasti kapan waktunya mereka akan diberangkatkan ke Jakarta. KPK sendiri juga belum bisa memastikan siapa saja yang telah ditetapkan sebagai tersangka maupun yang hanya berstatus sebagai saksi.

 

Lihat juga...