Kemenhub Siap Bantu Melanjutkan Pembangunan Bandara Buntu Kuni Toraja
MAKASSAR — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) siap membantu melanjutkan pembangunan Bandara Buntu Kuni (BBK) di Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Sulawesi Selatan yang mangkrak sejak 2015.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Makassar, Jumat (27/10/2017) mengatakan sudah menyiapkan anggaran dari APBN untuk kembali melanjutkan bandar udara yang diharapkan semakin meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan di Toraja tersebut.
“Untuk Bandara Buntu Kuni pada tahun ini sudah dibangun. Untuk anggarannya sudah ada dan diambil dari APBN,” katanya usai menghadiri dialog transportasi bertajuk “Konektivitas Sulawesi Selatan dan Indonesia Bagian Timur” di Universitas Hasanuddin Makassar, Sulsel hari ini.
Baca juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Tersambung Bandara Kertajati
Ia menjelaskan, untuk pembangunannya direncanakan tahun ini dan diharapkan sudah bisa dirampungkan tiga tahun kedepan.
“Bandara Buntu Kuni untuk tahun ini sudah dibangun dan tiga tahun kedepan ditargetkan sudah rampung,”jelasnya.
Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan Ilyas Iskandar sebelumnya telah menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta untuk membahas kelanjutan pembangunan dua bandara di Kabupaten Tanah Toraja yakni Bandara Buntu Kuni dan Bandara Pongtiku.
Ia menjelaskan memang sudah meminta waktu untuk bisa bertemu langsung dengan tokoh asal Sulsel tersebut. Dan baru hari ini pada akhirnya mendapatkan panggilan untuk ke Jakarta.
Menurut dia, untuk Bandara Buntu Kuni memang sesuai perhitungan atau kajian tim teknis dari Unhas disebutkan masih membutuhkan anggaran sebesar Rp409 miliar.
Baca juga: Relokasi Bandara, Pindah Lokasi Belajar ke Rumah Warga
Sementara untuk anggaran yang dibutuhkan guna merampungkan Bandara Pongtiku Tana Toraja yakni sebesar Rp206 miliar.
“Jika Wapres menyetujui untuk menyelesaikan Bandara Buntu Kuni maka tentunya akan disiapkan sesuai yang kita harapkan. Begitupun jika Bandara Pongtiku untuk penambahan runway dan kami cut sedikit gunung yang ada di sekitar bandara, tentunya membiayai. Artinya kami harapkan salah satunya bisa dibantu anggaran sepenuhnya,”ujarnya.[Ant]