CHICAGO — Kurs dolar AS diperdagangkan menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor mencerna sejumlah laporan ekonomi positif.
Dalam pekan yang berakhir 30 September, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran disesuaikan secara musiman turun 12.000 dari tingkat minggu sebelumnya yang tidak direvisi menjadi 260.000, lebih rendah dari konsensus pasar sebesar 265.000, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis (5/10).
Rata-rata pergerakan 4-minggu mencapai 268.250, turun 9.500 dari rata-rata minggu lalu yang tidak direvisi 277.750, kata departemen tersebut.
Pesanan baru AS untuk barang-barang manufaktur pada Agustus, naik dalam dua dari tiga bulan terakhir, meningkat 5,4 miliar dolar AS, atau 1,2 persen menjadi 471,7 miliar dolar AS, mengalahkan perkiraan pasar, Departemen Perdagangan mengatakan pada Kamis (5/10).
Dalam laporan terpisah, departemen tersebut mengumumkan bahwa defisit barang dan jasa mencapai 42,4 miliar dolar AS pada Agustus, turun 1,2 miliar dolar AS dari angka direvisi pada Juli.
Para analis mengatakan bahwa membaiknya data ekonomi AS bersamaan dengan prospek pemotongan pajak AS, telah mendorong mata uang AS menguat dalam beberapa pekan terakhir.
Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat 0,53 persen menjadi 93,957 pada akhir perdagangan.
Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1704 dolar AS dari 1,1763 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun ke 1,3112 dolar AS dari 1,3247 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7789 dolar AS dari 0,7860 dolar AS.
Emas Berjangka Turun
Harga emas berjangka justru sbealiknya. Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena saham-saham dan dolar AS menguat.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, turun tipis 3,60 dolar AS atau 0,28 persen, menjadi ditutup pada 1.273,20 dolar AS per ons.
Indeks Dow Jones Industrial Average melanjutkan tren “bullish”-nya, naik 101,85 poin atau 0,45 persen, mencapai 22.763,49 poin pada pukul 17.36 GMT.
Ketika ekuitas mendapat keuntungan, logam mulia biasanya turun, karena investor lebih tertarik kepada pasar saham.
Sementara itu, indeks dolar AS, sebuah ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,49 persen menjadi 93,95 pada pukul 17.26 GMT.
Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah. Jika dolar AS naik maka biasanya emas berjangka akan turun, karena emas yang diukur dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi para investor.
Para analis juga percaya bahwa penguatan dolar AS didorong oleh pelemahan euro, di tengah ketidakpastian seputar masa depan wilayah Catalan, yang mencari kemerdekaan sepihak dari Spanyol.
Referendum kemerdekaan Catalan baru-baru ini dinyatakan ilegal oleh Mahkamah Konstitusi Spanyol.
Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 1,4 sen atau 0,08 persen, menjadi ditutup pada 16,638 dolar AS per ons. Platinum untuk Januari berikutnya naik 3,2 dolar AS atau 0,35 persen, menjadi menetap di 918 dolar AS per ons (Ant).