Cerita Nabi Beri Suasana Baru di TPA Baitus Salafiah Desa Hatta
LAMPUNG — Aktifitas Tempat Pendidikan Alquran (TPA) Baitus Salafiah Desa Hatta Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan terlihat gembira dengan kehadiran Satria Wijaya (24), relawan literasi Jangkar Pustaka yang datang dengan membawa ratusan buku dongeng.
Satria Wijaya menyebutkan, ia sengaja datang dengan tujuan untuk membawa suasana baru bagi para anak didik yang sebagian besar masih duduk di sekolah dasar agar lebih semangat dan gemar membaca buku.
“Saya keliling membawa buku bacaan agar anak anak semakin menyukainya. Karena di TPA mereka dominan belajar agama dan saya bawakan buku dongeng dan kisah nabi,” terang Satria Wijaya di Desa Hatta Kecamatan Bakauheni, Senin (16/10/2017).
Ratusan buku koleksi jangkar pustaka yang sengaja dibawa keliling ke sejumlah desa di wilayah Kecamatan Bakauheni sebagai bentuk kepedulian pria yang sehari hari bekerja sebagai karyawan toko tersebut.
Ia juga menyebut relawan jangkar pustaka saat ini berjumlah tiga orang, di antaranya Brigadir Polisi Kepala Agung Gde yang juga kerap berkeliling membawa buku dengan simbol jangkar pustaka berwarna kuning. Satria Wijaya dengan warna jangkar pustaka biru dan Niluh Dewi dengan jangkar pustaka warna pink.
Keberadaan relawan literasi tersebut diakuinya bertujuan menyebarkan virus literasi ke pelosok pelosok desa yang berada di dekat pesisir Lampung Selatan terutama di beberapa wilayah yang memiliki anak usia sekolah tingkat dasar dari mulai PAUD hingga SD.
Pada kedatangan Satria Wijaya yang membawa ratusan buku tersebut para siswa TPA terlihat antusias bahkan memilih berbagai jenis buku dongeng yang selama ini jarang dibaca.

“Jarang ada buku buku seperti ini di sekolah sehingga saya sangat senang karena bisa membaca buku baru yang dibawa oleh relawan literasi jangkar pustaka,” terang Rido Pangestu.
Selain bisa membaca buku buku dongeng, para anak didik di TPA Baitus Salafiah juga mendapatkan bantuan berupa alat tulis dan makanan ringan.
Sementara itu, Nuriah, pengajar TPA Baitus Salafiah menyebutkan, kehadiran relawan literasi tersebut ikut membantu. Bahkan ia menyebutkan, rencananya TPA tersebut akan menambah koleksi buku bacaan selain buku buku keagamaan.