MUI Banjar Adakan Pelatihan Kader Da’i dan Da’iyah

BANJAR – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Banjar, Jawa Barat, menggelar pelatihan kader Da’i dan Da’iyah Desa dan Kelurahan, sewilayah Kota Banjar, di Gedung Dakwah Kota Banjar, Rabu (6/9/2017).

Ketua MUI Kota Banjar, KH. Muhtar Gozali, saat ditemui di sela acara, menuturkan, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu misi yang digagas MUI Kota Banjar, dalam mengimplementasikan para kader da’i dan da’iyah yang ada di Desa dan Kelurahan di wilayah Kota Banjar, dalam pengembangan wawasan berdakwah, serta mencetak sumber daya manusia para kader da’i dan da’iyah yang cerdas, terampil, dan produktif, juga dilandasi dengan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan.

Dikatakan Muhtar, dengan kehadiran para da’i dan da’iyah yang produktif di wilayah Desa dan Kelurahan yang ada di Kota Banjar, diharapkan dapat lebih meningkatkan peranannya dalam melaksanakan syiar Islam, terutama dalam menjabarkan dan mengamalkan syariat Islam dalam kehidupan, baik dalam bidang ekonomi, lingkungan hidup serta sosial budaya.

“Mudah-mudahan dengan adanya pengkaderan da’i dan da’iyah ini, para kader bisa berbaur dengan masyarakat untuk memberikan tausyiah-tausyiah, agar masyarakat tetap dalam kondisi tenang dalam menjalani kehidupan dan ibadahnya,” jelas Muhtar.

Muhtar juga berharap, para kader da’i dan da’iyah yang telah dibina dan dididik ini, nantinya bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat serta bisa mengajarkan ajaran Islam dengan sebaik-baiknya.

“Semoga kegiatan pengkaderan da’i dan da’iyah di wilayah Kota Banjar ini, bisa dilaksanakan setiap tahun, sehingga kader da’i dan da’iyah di wilayah Kota Banjar  semakin meningkat setiap tahun jumlahnya,” harapnya.

Menurut Muhtar, peserta pelatihan kader da’i dan da’iyah dari utusan Desa dan Kelurahan se-Kota Banjar ini berjumlah 50 orang, terdiri dari kader da’i 25 orang dan da’iyah 25 orang.  Mereka merupakan utusan dari 25 Desa dan Kelurahan se-Kota Banjar.

Kegiatan pengkaderan da’i dan da’iyah tersebut dipandu langsung oleh para narasumber yang sudah ahli di bidangnya, yaitu KH. Undang Munawar, Dr. Maman dan Ajengan Maman.

Lihat juga...