Infrastruktur Daerah Terisolasi di Kotim Jauh Tertinggal

SAMPIT — Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Roy Lumban Gaol menilai, pembangunan di daerah yang terisolasi jalan darat masih jauh tertinggal dibanding kawasan perkotaan.

“Salah satunya adalah Kecamatan Pulau Hauat yang masih termasuk terisolir dan tertinggal. Infrastruktur di kecamatan itu masih minim sehingga aktivitas masyarakat menjadi terbatas,” kata Roy di Sampit, Sabtu (2/9/2017).

Ada dua kecamatan yang terisolasi jalan darat, yakni Seranau dan Pulau Hanaut. Lokasi dua kecamatan ini, khususnya Seranau sangat dekat dengan pusat kota Sampit karena hanya terpisah oleh Sungai Mentaya.

Selain infrastruktur yang masih terbatas, harga kebutuhan pkok di dua kecamatan ini juga lebih mahal dibanding di kawasan kota karena pedagang harus mengeluarkan biaya angkut dan bongkar muat. Kondisi ini juga berimbas pada tingkat kesejahteraan masyarakat setempat yang masih membutuhkan perhatian besar pemerintah.

Keluhan itu juga disampaikan masyarakat saat Roy bersama legislator lainnya melaksanakan reses pekan lalu. Masyarakat merasa dianaktirikan karena pembangunan di kecamatan mereka jauh tertinggal dibanding kawasan kota.

Sarana fisik yang ada pun sudah sangat memprihatinkan. Roy mencontohkan, salah satunya adalah kantor Kecamatan Pulau Hanaut yang belum direhabilitasi sejak perbaikan terakhir pada 1987 silam.

Besarnya biaya untuk membangun infrastruktur di Kecamatan Pulau Hanaut, kerap kali membuat kontraktor enggan ikut lelang proyek karena khawatir merugi. Namun apapun kondisinya, pemerintah daerah harus mencari solusi agar pembangunan di kecamatan itu bisa berjalan sesuai harapan.

“Dalam APBD Perubahan ini memang sulit untuk pembangunan infrastruktur karena waktunya cukup singkat. Kami berharap ini menjadi perhatian khusus pada 2018. Kami anggota dewan dari daerah pemilihan 1, berusaha semaksimal mungkin memperjuangkannya,” kata Roy.

Roy meminta eksekutif meningkatkan perhatian pada daerah terisolasi agar kegiatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Untuk jangka panjang, harus dibangun jembatan untuk menghubungkan dua kecamatan itu ke pusat kota Sampit.[Ant]

Lihat juga...