DLH Sikka Nilai Kesadaran Pelajar Jaga Lingkungan Masih Rendah

MAUMERE — Kepala Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Sikka, Ir.Yunida Pollo menilai, pengetahuan dan kesadaran pelajar dalam menjaga dan mencintai lingkungan masih sangat rendah. Menyikapi hal tersebut perlu adanya sosialasi untuk meningkatkan kesadaran anak didik.

“Dalam sosialisasi kami jelaskan tentang kenapa penting menjaga lingkungan hidup dan dampak-dampak yang dilakukan akibat tindakan yang merusak lingkungan,” terang Yunida Pollo saat ditemui Cendana News di kantornya, Rabu (13/9/2017.

Disebutkan, dalam memperkenalkan dan mendidik generasi muda untuk peduli dan mencintai lingkungan hidup, pihaknya menggandeng Bank Sampah Flores serta SMK Frateran Maumere yang merupakan sekolah Adywiyata level nasional.

Kepala dinas Lingkungan Hidup kabupaten Sikka Ir.Yunida Pollo/ Foto : Ebed de Rosary

Dikatakan, pihak SMK Frateran Maumere memberikan motivasi kepada pelajar lainnya. Mereka menjabarkan tentang bagaimana caranya menjadi sebuah sekolah Adiwiyata, dimana harus memiliki kebijkan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif serta pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan.

“Kami sengaja menggandeng SMK Frateran Maumere agar sekolah-sekolah juga bisa mendengar langsung pengalaman mereka menjadi sekolah Adiwiyata level nasional sehingga bisa termotivasi,” ungkapnya.

Hingga saat ini, sosialisasi sudah dilakukan di delapan sekolah yakni SMK Yohanes XXIII, SMA PGRI, SMP Frater, SMPN Tampil, SMP Yapentom I, SMK St.Gabriel, SMKN3 Maumere dan SMAN2 Mauemere.

Sementara itu, Kepala sekolah SMK Yohanes XXIII, Marselus Moa Ito yang dikonfirmasi menyebutkan, dengan adanya sosialisasi ini para siswa semakin mengetahui kenapa harus menjaga lingkungan dan dampak dari tindakan yang dilakukan terhadap kelestarian lingkungan.

“Saya sebagai kepala sekolah sangat mendukung kegiatan ini apalagi ada pihak Bank Sampah Flores juga yang membawakan materi tentang penanganan sampah yang sangat membantu anak didik dan pihak sekolah,” tuturnya.

Lihat juga...