Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga Acuan Menjadi 4,25 persen

JAKARTA — Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) menghasilkan beberapa keputusan. Di antaranya memutuskan untuk kembali menurunkan besaran suku bunga acuan atau BI Rate dari 4,50 persen menjadi 4,25 persen.

“Hasil keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diselenggarakan selama 2 hari memutuskan untuk kembali menurunkan suku bunga acuan BI Seven Days Revo Rate pada kisaran angka 4,25 persen,” sebut Asisten Gubernur Bidang Kebijakan Moneter Bank Indonesia, Dodi Budi Waluyo di Jakarta, Jumat (22/9/2017)

Besaran penurunan suku bunga acuan tersebut tetap mengacu pada Bank Indonesia Seven Days Repo Rate. Keputusan dan penetapan besaran suku bunga acuan BI tersebut berlaku efektif besok, sejak tanggal 23 September 2017.

“Keputusan tersebut berlaku efektif mulai 23 September 2017” jelasnya saat jumpa pers di Gedung BI, Jakarta Pusat.

Selain menurunkan besaran suku bunga di kisaran 4,25 persen, Bank Indonesia juga menurunkan besaran suku bunga Depocit Facility berada pada kisaran dari 3,75 persen menjadi 3,50 persen. Begitu juga dengan besaran suku bunga Lending Facility juga diturunkan oleh Bank Indonesia yaitu dari kisaran kisaran 5,25 persen menjadi 5,00 persen.

Menurut Dodi salah satu penyebab Bank Indonesia yang memutuskan untuk kembali menurunkan besaran suku bunga perbankan tersebut karena dipicu oleh sentimen positif seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian di Amerika Serikat.

Keputusan Bank Sentral Amerika atau The Federal Reserve yang tetap mempertahankan besaran ternyata ikut mempengaruhi perekonomian dan politik dunia yang semakin stabil atau cenderung kondusif.

Dodi juga menjelaskan bahwa keputusan yang diambil oleh Bank Indonesia tersebut dipengaruhi semakin kondusifnya perkembangan perekonomian di dalam negeri. Salah satunya disebabkan keberhasilan Pemerintah Indonesia dalam meredam laju Inflasi di bawah 1 persen. Bahkan dalam beberapa bulan terakhir Indonesia cenderung mengalami Inflasi yang relatif tetap terjaga atau terkendali bahkan justru cenderung mengalami Deflasi.

Lihat juga...