31 Perusahaan Sawit di Sumbar Diharapkan Memanfaatkan Limbah Sawit

PADANG – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Barat, Aisyah mengatakan, Bupati Dharmasraya telah mengusulkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait industri sawit yang tidak punya pabrik agar memanfaatkan limbahnya untuk sumber energi alternatif.

Ia menyebutkan, usulan yang diajukan oleh Bupati Dharmasraya itu merupakan sebuah hal yang bagus. Mengingat, DLH juga sudah pernah meninjau langsung ke salah satu perusahaan sawit yakni PT. Agro Wiratama.

“PT. Agro Wiratama sudah memanfaatkan limbah sawit tersebut. Dengan telah memanfaatkan limbah, berdampak kepada kurangnya limbah yang mencapai kurang lebih 50 persen,” katanya, Rabu (6/9/2017).

Aisyah menyebutkan, dengan 50 persen pemanfaatan limbah sawit itu, PT. Agro Wiratama telah berhasil menurunkan gas rumah kaca dan meraup untung miliaran rupiah, atas energi yang dihasilkan.

Menurut Aisyah, jika seandainya potensi yang demikin diterapkan pada 31 industri sawit yang beroperasi di Sumatera Barat, maka telah menjadi sumber energi alternatif yang akan sangat membantu pemerintah.

Ia menilai, apabila limbah tidak dikelola, maka limbah industri kelapa sawit bisa mengakibatkan dampak ekologi berupa mencemari lingkungan karena akan mengurangi biota dan mikro organisme perairan. Dapat pula menyebabkan keracunan dan produksi pelepasan gas metan (CH4) dan CO2 yang menaikkan emisi penyebab efek rumah kaca yang sangat berbahaya.

Hal tersebut juga mengingat, gas sawit itu bisa meningkatkan kadar CO2 yang mengakibatkan polusi udara. Sedangkan produk industri kelapa sawit memberikan manfaat yang positif sebagai bahan bio energi yang lebih ramah lingkungan, karena diproduksi dari bahan organik dan dapat diperbaharui.

“Untuk itu, mengelola limbah sawit merupakan langkah yang bagus. Lingkungan aman dan juga bisa menjadi penghasilan untuk perusahaan,” jelasnya.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, mengimbau kepada perusahaan sawit untuk memanfaatkan limbah sawit sebagai sumber energi, seperti yang dilakukan oleh PT. Agro Wiratama.

Menurut Irwan, apabila perusahaan sawit yang ada di Sumatera Barat sanggup untuk melakukan pengelolaan limbah sawit untuk energi alternatif, maka pemerintah pun sangat mendukung hal tersebut.

“Kalau perusahaan bisa, ya silakan, kita dukung. Kalau tidak, mari sama-sama kita cari solusinya, dan jika perlu pemerintah yang mengelola melalui dana APBN,” ucap Irwan.

 

 

Lihat juga...