Santai Ingin Memulihkan Kembali Pantai Cempae
PAREPARE — Kota yang yang dikeliling oleh garis pantai yang panjang merupakan ciri khas Parepare, Sulawesi Selatan. Umunya pantai-pantai yang ada di kota Parepare ini sangat elok. Namun pemandangan lain tampak berbeda dengan Pantai Tanggul Cempae yang berlokasi di Kelurahan Wattang Soreang, Kecamatan Soreang.
Di sepanjang Pantai Cempae ini akan kita lihat banyak sampah plastik yang menumpuk. Imbasnya pasir di pantai ini berubah menjadi lumpur akibat sampah plastik yang mengendap. Padahal dulunya Pantai Cempae sangatlah indah sama dengan pantai lain yang ada dikota Parepare.
Menurut Habibi Sultan salah satu warga di Kecamatan Soreang sekaligus salah satu pengerak terbentuknya Komunitas Santai (Selamatkan Pantai) dulunya pantai campae itu memiliki panorama menawan. Namun entah siapa yang memulai dan apa yang terjadi sejak beberapa tahun lalu pantai ini berubah menjadi seperti tempat pembuangan sampah.
“Berangkat dari keprihatinan ini saya dan keempat teman saya membuat Komunitas Santai ini pada 26 April 2015,” jelas Habibi pada Cendana News, Rabu (23/08/2017).
Habibi Sultan, Syamsuriati, Ali Akbar, dan Nirmalasari menyisihkan waktu di tengah kesibukan mereka untuk membersihkan Pantai Cempae ini. Habibi dan Nirmalasari bahkan seringkali pulang pergi Makassar-Parepare untuk membersihkan Pantai Cempae setiap akhir pekan. Perjalanan jauh bagi Habibi dan Nirmalasari, keduanya mahasiswa magister Universitas Negeri Makassar.
“Memang untuk perjuangan kami bersedia menempuh jarak seratus lebih kilometer untuk membersihkan Pantai Cempae,” kata Habibi.
Cara mereka membersihkan pantai sangat sederhana. Mereka memasukan sampah ke dalam karung lalu membawanya ke tempat pembuangan sampah. Kadang-kadang mereka mendaur ulang sampah plastik itu untuk dibuat prakarya. Untuk menambah smeangat mereka saling berlomba siapa yang paling banyak mengumpulkan sampah plastik.
Hanya saja Habibi juga mengakui karena keterbatasan anggota yang hanya berjumlah 5 orang ini membuat kegiatan ini belum berdampak apa-apa. Karena kesadaran masyarakat masih kurang dan volume sampah terus bertambah.
Tapi paling tidak apa dia mengharapkan apa yang mereka lakukan dapat menginspirasi masyarakat yang ada di kota Parepare agar tidak membuang sampah ke pantai.Dia menargetkan ke depannya bisa merekrut para pelajar Parepare untuk bergabung didalam komunitasnya.
“Saya ingin mengajak para pelajar di Kota Parepare agar mau lebih mencintai pantai terutama dipatai Campae ini, ” kata Habibi
Nirmalasari sebetulnya bukan warga Parepare. Ia mendukung Habibi karena tegrugah apa yang dilakukannya.
“Maka dari itu saya bergabung dalam komunitas santai bukan karena ajakan dari Habibi teman saya. Namun apa yang dilakukan Habibi membuat saya tergugah mencintai lingkungan terutama pantai,” cetus Nirmala.
