Rini Soemarno : Program CSR Tidak Hanya Sekedar Memberikan Bantuan Dana

JAKARTA — Program Corporate Social Responsibility (CSR) selama ini dikenal sebagai salah satu program bantuan sosial yang dikucurkan Pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun perusahaan swasta lainnya. Anggaran CSR rata-rata diambilkan dari sebagian kecil laba atau hasil keuantungan yang diperoleh masing-masing perusahaan.

Sebagian besar bantuan CSR yang diberikan hingga saat ini pada umumnya berbentuk tunai atau pendanaan, namun belakangan ini banyak juga bantuan CSR yang bukan dalam bentuk tunai saja melainkan juga pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur yang dibangun untuk kepentingan masyarakat umum.

Rini Soemarno, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia pada saat menyampaikan pidatonya dalam acara “CSR Exhibition 2017” menjelaskan bahwa dirinya mengapresiasi dengan semakin banyaknya BUMN maupun perusahaan swasta lainnya yang mampu memberikan berbagai macam bentuk bantuan CSR kepada masyarakat.

Secara umum program CSR kebanyakan memang berjalan sesuai dengan yang diharapkan, namun ternyata banyak juga program-program CSR yang kurang berhasil atau tidak sesuai dengan rencana dan harapan. Salah satu faktornya adalah kurangnya pengawasan atau ada yang salah terkait dengan pengelolaan program pemberian CSR tersebut.

“Sebelumnya saya terlebih dahulu mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang terkait dalam pelaksanaan acara BUMN Exhibition 2017 di Balai Kartini Jakarta. Menurut saya sebenarnya program CSR itu bukan hanya sekedar memberikan bantuan pendanaan maupun hanya membangun sarana dan prasarana infrastruktur saja. Namun ada yang lebih penting yaitu turun langsung ke lapangan untuk melihat apa saja yang sebenarnya paling dibutuhkan masyarakat” papar Rini di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat (18/8/2017).

Rini menambahkan bahwa hendaknya selalu ingat satu istilah yaitu “tak kenal maka tak sayang”, maksudnya bagaimana bisa mengetahui secara pasti apa saja bentuk bantuan yang paling dibutuhkan masyarakat kalau tidak pernah turun ke lapangan untuk melihat langsung lokasi atau daerah yang akan mendapatkan bantuan program CSR.

Terkait hal tersebut, maka Rini sejak pertama kali menjabat hingga sekarang sering mengajak seluruh Direksi-Direksi BUMN secara bergantian untuk mengunjungi atau melakukan peninjauan secara langsung ke tempat atau lokasi terpencil, terdepan dan terluar Indonesia yang selama ini jarang mendapatkan program bantuan CSR.

Rini berharap dengan melakukan kunjungan secara langsung ke sebuah lokasi atau tempat yang akan mendapatkan bantuan CSR, maka dengan demikian akan diketahui apa yang sebenarnya paling dibutuhkan oleh masyarakat setempat.

Dengan cara berdialog langsung dengan masyarakat setempat maka bantuan CSR diharapkan akan lebih tepat sasaran dan manfaatnya akan langsung dapat dirasakan oleh warga masyarakat setempat yang memang selama ini sangat membutuhkan program bantuan di antaranya yang disalurkan melalui CSR tersebut.

 

Lihat juga...