Posdaya Kemuning Entas Kemiskinan di Bumiayu

MALANG — Posdaya Kemuning yang berlokasi di Perumahan Cempaka Putih, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang merupakan salah satu Posdaya binaan dari Universitas Merdeka (Unmer) Malang yang memiliki segudang prestasi dalam memberdayakan masyarakat di lingkungannya.

Prestasi tersebut di antaranya menjadi harapan ketiga Tingkat Regional III Jatim dalam ajang Damandiri Award (2014), Juara dua Lomba Posdaya (2014), Juara satu tingkat perguruan tinggi dan juara satu lomba Posdaya berbasis pendataan dan pemetaan tingkat koordinator wilayah Jatim II.

Keberhasilan meraih berbagai prestasi tersebut tentunya tidak dapat dilepaskan dari semangat dan kerja keras Ketua Posdaya Kemuning Sri Marianingsih dalam memberdayakan masyarakat khususnya Ibu-ibu agar mau turut berperan membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

Menurut perempuan yang akrab disapa ibu Maria ini, sejak didirikan pada 2013, Posdaya Kemuning sudah memiliki tekad untuk mengentaskan kemiskinan yang ada di daerah Kelurahan Bumiayu. Awal Posdaya Kemuning merintis dari hanya satu orang anggota sekarang jumlahnya sudah sampai 500 orang anggota.

Aneka produk keripik Posdaya Kemuning/Foto: Agus Nurchaliq.

“Kami di Posdaya Kemuning berusaha untuk terus mengentaskan kemiskinan mulai dari bawah yang tidak bisa apa-apa, tidak bisa usaha, tidak bisa menyekolahkan anak, tidak bisa beli sepedah akhirnya semua kita angkat dengan memberikan pengetahuan tentang peluang usaha dan juga pinjaman modal,” jelasnya kepada Cendana News.

Dikatakan Maria, sekarang ini di sekitar lokasi berdirinya Posdaya Kemuning sudah dikenal sebagai Kampung Kue dan Kampung Keripik karena hampir disetiap rumah warga memiliki usaha kue basah dan juga keripik.

Aneka kue basah seperti Lemper, kue Lumpur, Ongol-ongol, Nagasari dapat dipesan di tempat ini. Sedangkan untuk aneka jenis keripik diantaranya keripik pisang berbagai rasa, paru, pare, casava serta rengginang.

“Untuk kue basah kami sering mendpatkan pesanan dari hotel-hotel dan juga tempat-tempat yang biasanya mengadakan seminar atau pertemuan. Contohnya kemarin ada hotel yang pesan 1.000 kue lemper, setelah itu saya bagikan tugas ke anggota untuk membuat lemper. Dari situ akhirnya mereka bisa mendapatkan pemasukan tambahan,” ujarnya.

Meskipun tidak ada pesanan, tapi setiap hari biasanya mereka tetap produksi kue basah untuk dititip-titipkan untuk menambah pemasukan. Sedangkan untuk aneka jenis keripik sudah ada yang dikirim ke Jawa Barat, Kalimantan dan sudah masuk ke swalayan-swalayan besar.

Salah satu piagam penghargaan Posdaya Kemuning/Foto: Agus Nurchaliq.

Maria mengatakan usaha kue basah dan aneka keripik memang sengaja ia galakkan dikampung tersebut karena menurutnya perputaran uangnya lebih cepat dibandingkan dengan usaha lainnya seperti. Untuk usaha kerajinan sementara masih sebagai kegiatan sampingan saja, fokusnya tetap usaha kue dan keripik.

“Alhamdulillah dengan adanya usaha kue dan keripik, akhirnya warga yang awalnya tidak mampu, sekarang sudah bisa lebih sejahtera dan bisa menyekolahkan anaknya. Bahkan orang-orang dhuafa yang ada di kelurahan Bumiayu yang sudah tidak punya siap-siapa juga kita bantu tiap bulan mulai dari makanan dan lauk pauknya serta keuangannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Maria menyampaikan bahwa Posdaya Kemuning juga kerap kali membantu anak-anak muda dan mahasiswa yang tidak mampu agar tetap bisa melanjutkan pendidikannya dan menjadi orang sukses.

Namun bantuan tersebut tidak ia berikan secara cuma-cuma tetapi Maria mengajarkan mereka untuk berusaha dan bekerja.

“Jadi mereka tiap pagi datang kesini untuk mengantarkan kue pesanan ke hotel-hotel. Setelah itu kemudian mereka diberi uang untuk ongkos. Dari situ akhirnya mereka tahu bagaimana susahnya orang bekerja sehingga nantinya jika mereka sudah memiliki uang tidak digunakan untuk foya-foya,” papar Maria.

Tidak hanya bergerak di bidang ekonomi, Posdaya Kemuning juga mencakup berbagai bidang. Pada bidang Pendidikan, Posdaya Kemuning berhasil mendirikan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan di bidang lingkungan berhasil mendirikan bank sampah.

Posdaya Kemuning dengan di bantu mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di daerah tersebut berhasil merenovasi atau bedah rumah warga yang tidak mampu agar lebih layak untuk ditempati.

“Posdaya Kemuning juga pernah mengadakan bedah rumah dua orang rumah warga. Dua orang warga ini sebenarnya sudah sempat beberapakali daftar bedah rumah ke pemerintah tapi sama sekali belum ada respon. Akhirnya mumpung waktu itu ada anak-anak KKN saya minta mereka untuk kerja bakti bedah rumah, yang dibantu juga oleh warga yang lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu keberhasilan dalam membantu mengentaskan kemiskinan di wilayah Bumiayu, menjadikan nama Posdaya Kemuning banyak dikenal orang sehingga banyak yang datang untuk berkunjung ketempat ini.

“Pokoknya sekarang kalau ada apa-apa kunjungan dari provinsi lain langsung diarahkan ke Posdaya Kemuning,” pungkasnya.

Ibu-ibu membuat kue basah /Foto: Istimewa untuk Agus Nurchaliq.
Lihat juga...