Perguruan Tinggi di Sukabumi Harus Membuat Terobosan Baru
SUKABUMI – Perguruan tinggi di Sukabumi, Jawa Barat, harus membuat terobosan baru untuk mengiplementasikan tri dharma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian.
“Kami akui tri dharma perguruan tinggi belum sepenuhnya diimplementasikan oleh para akademisi baru hanya sebatas pendidikan dan penelitian saja, tetapi pengabdiannya kepada masyarakat masih kurang,” kata Pelaksana Harian Direktur Politeknik Sukabumi, Nonda Mulgani, Jumat.
Maka dari itu, katanya, paradigma di perguruan tinggi khususnya di Sukabumi harus diubah sehingga program tri dharma bisa direalisasikan kepada masyarakat umum tidak hanya sebatas teori di kelas saja namun harus ditunjang dengan praktik langsung di lapangan.
Di era pasar bebas dan kemajuan teknologi ini, beban perguruan tinggi/universitas cukup berat dan strategis karena selain harus bisa mencetak lulusan yang profesional, handal dan mampu bersaing juga harus menciptakan masyarakat yang berkompeten.
Maka dari itu, pihaknya melakukan kolaborasi dengan pemerintah daerah hingga pusat dan pengusaha untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Perguruan tinggi juga harus bisa menggali potensi masyarakat karena perannya sangat strategis sehingga tidak hanya terpaku kepada pendidikan dan penelitian saja tetapi ada yang lebih penting yakni pengabdian,” katanya.
Nonda mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan pemetaan warga khususnya dalam bidang pertanian salah satunya menyiapkan akademisi untuk terjun langsung ke masyarakat melakukan pendampingan.
Lanjut dia, setiap akademisi tersebut, juga harus mampu menjadi jembatan warga seperti dalam hal pengajuan bantuan untuk peningkatan produksi dan usaha.
“Kami tengah membuat formula yang tepat agar bisa diimplementasikan di masyarakat sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Sebab setiap daerah mempunyai karakter dan kebudayaan yang berbeda,” katanya. (Ant)