Fakultas Pertanian Diminta Cetak Pengusaha Pangan

BANJARMASIN — Rektor Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Arsyad Al-Banjari, Kota Banjarmasin, Abdul Malik mendorong mahasiswa baru lebih tertarik masuk ke Fakultas Pertanian Uniska. Ia bertekad mencetak lulusan yang serius berkarier sebagai pengusaha di bidang pangan.

Salah satu bentuk terobosannya, dengan menambah kurikulum kewirausahaan, agar lulusan Fakultas Pertanian bukan hanya bisa berkarir sebagai pegawai, namun bisa menjadi seorang pengusaha di bidang pangan.

“Selama ini anggapan orang tentang Fakultas Pertanian itu lahan pekerjaannya sempit sekali, bahkan salah-salah lulusanya hanya menjadi petani. Nah anggapan inilah yang coba kedepannya kita rubah dengan menambah kurikulum kewirausahaan,” ujar Abdul Malik di sela pelantikan pejabat struktural Uniska, Selasa (1/8/2017).

Melalui kurikulum kewirausahaan, ia berharap ada sinergitas civitas akademika di Fakultas Pertanian Uniska untuk mengembangkan komoditas pangan menjadi peluang usaha. Peluang ini bukan hanya mendatangkan keuntungan bagi mereka, namun bisa mendatangkan lapangan pekerjaan bagi orang lain.

“Penambahan kurikulum kewirausahaan inilah nanti yang akan coba saya tugaskan untuk bisa digodok kepada Dekan Baru Fakultas Pertanian Uniska Aam Gunawan agar bisa segera di eksekusi,” ujar Abdul Malik.

Ia mencontoh universitas di negara maju seperti Jepang, Amerika dan sebagian Eropa, yang cukup produktif mencetak lulusan pertanian yang siap berkarir di bisnis pangan.
Menurut Abdul, minat lulusan menekuni wiraswasta pangan seiring meningkatnya populasi manusia dan tingginya kebutuhan pangan.

Itu sebabnya, Abdul Malik melihat ada peluang besar lulusan Fakultas Pertanian menekuni profesi pengusaha pangan.

“Apalagi di Kalsel yang sebagian kawasannya masih memliki tingkat kesuburan tanah yang baik, tentu punya potensi untuk dikembangkan bisnis pangannya. Dengan ada kurikulum kewirausahaan, Uniska juga ingin ikut berkontribusi mencetak lebih banyak pengusaha di bidang pangan yang ada di Kalsel,” kata Abdul Malik.

Dekan Fakultas Pertanian Uniska, Aam Gunawan mengakui ada penurunan minat mahasiswa masuk ke Fakultas Pertanian dalam beberapa tahun terakhir.

Aam sangat miris melihat mahasiswa mulai enggan menimba ilmu di Fakultas Pertanian. Menurut dia, jumlah pendaftar di Fakultas Pertanian rata-rata di bawah 200 mahasiswa setiap angkatan.

Ia berharap ada kenaikan animo calon mahasiswa mendaftarkan diri di Fakultas Pertanian Uniska. Wacana kurikulum kewirausahaan tadi dinilai sebagai usul yang cukup baik untuk mendongkrak minat mahasiswa baru memilih Fakultas Pertanian Unsika.

“Usul ini akan coba kami tindaklanjuti segera,” kata Aam.

Abdul Malik melantik sebelas pejabat struktural yang diambil sumpah. Mereka di antaranya Dekan Fakultas Pertanian Aam Gunawan, Wakil Dekan I Fakultas Pertanian M Syarif Djaya, Ketua Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Inda Ilma Ifada dan Kepala Laboratorium Dasar Fakultas Pertanian Raga Samudra.

Selain itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Mohan Taufik Mashuri, Wakil Dekan I FKIP Okviyoandra Akhyar, Wakil Dekan II FKIP Zainal Fauzi, Kepala Laboratorium Pendidikan Kimia FKIP Fitriana Rizkiana, Wakil Dekan I Fakultas Teknik Rulliana Febrianty, Ketua Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik M Marsudi dan Kepala Laboratorium Teknik Sipil Fakultas Teknik M Gunawan Perdana.

Lihat juga...