Bawang asal Bantaeng Sulsel Laris di Kendari
KENDARI – Bawang merah produk petani Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, terjual laris di hampir sudut pasar dan jalan di Kota Kendari, karena harganya jauh lebih murah.
Pantauan di sejumlah pasar tradisional di Kota Kendari, Kamis (31/8/2017), menyebutkan, harga bawang merah produk Bantaeng dijual hanya Rp20.000 per kilogram atau turun drastis dari beberapa pekan sebelumnya yang mencapai Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram.
Salah seorang pedagang bawang musiman di Kendari, Sudi (45), mengatakan, bawang merah yang djual itu merupakan bawang yang dibeli dari pedagang distributor yang membawa langsung dari Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Ia mengatakan, dalam satu karung ukuran 25 kilogram dibeli dengan harga Rp365.000 hingga Rp375.000 per karung nilon. Artinya, bila dijual eceran bisa mendapatkan keuntungan Rp100.000 hingga Rp120.000 per karungnya.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sultra, Muhammad Ali, mengatakan, selama sepekan terakhir stok bawang merah maupun bawang putih cukup banyak di pasaran, sehingga harganya mengalami penurunan hingga 40-50 persen.
Dikatakan, penurunan harga salah satu komoditas utama bumbu masakan diketahui berdasarkan pantauan dan pencatatan harga komoditas di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kota Kendari, yang dilakukan setiap hari.
“Setiap hari ada staf yang turun ke pasar tradisional dan pasar besar untuk melakukan pencatatan harga komoditi, sehingga kami mengetahui ada komoditas yang alami penurunan yang cukup drastis,” katanya.
Menurutnya, penurunan harga bawang tersebut karena kelancaran distribusi komoditas dari luar daerah, sehingga stoknya melimpah. “Pemerintah selalu berusaha mempermudah jalur distribusi komoditas tertentu ke daerah ini yang belum mampu menyediakan sendiri untuk kebutuhan lokal,” katanya.
Menurut dia, produksi petani bawang yang ada Sultra ini belum bisa mencukupi kebutuhan lokal, sehingga masih mengharapkan pasokan dari luar daerah, khususnya dari Sulawesi Selatan dan Pulau Jawa. (Ant)