TMMD Berkontribusi Besar Terhadap Percepatan Pembangunan Desa
YOGYAKARTA — Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X menilai TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sangat berkontribusi besar terhadap percepatan pembangunan desa. Selain itu juga terbukti mampu meningkatkan kesejahteraaan masyarakat serta menjaaga keutuhan NKRI dengan semangat kemaanunggalan antara TNI dan rakyat.
“Pengaruh TMMD terhadap pembangunan sangat besar. Pemerintah daerah tinggal melanjutkan saja apa yang sudah dimulai pada program TMMD,” ucap Paku Alam saat membuka program TMMD Reguler ke-99 Kodim 0729/Bantul di Lapangan Selopamioro, Selasa (04/07/2017).
Sebelum TMMD, program ini sempat dikenal dengan Abri Masuk Desa (AMD). Meski begitu, kontribusi program ini terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat tetap sangat besar.
“Yang regulernya saja sudah ke-99, padahal TMMD tidak hanya reguler tapi ada juga TMMD Sengkuyung. Sewaktu saya kecil dulu ada program AMD, yang kemudian sekarang dikenal dengan TMMD. Program ini sangat bagus dan positif. Sangat membantu pemerintah,” katanya.
Paku Alam menjelaskan, salah satu keunggulan program TMMD adalah karena dilakukan secara terpadu dengan program pembangunan di daerah. TMMD juga banyak melibatkan masyarakat dalam pemberdayaan sekaligus menciptakan ketahanan wilayah demi keutuhan NKRI.
“Dengan semangat kemaanunggalan TNI dan rakyat kita percepat pembangunan di daerah guna meningkatkan kesejahteraaan masyarakat dalam rangka menjaaga keutuhan NKRI,” ajak Paku Alam.
Dansatgas TMMd Reguler ke-99 Kodim 0729/Bantul, Letkol Inf Agus Widianto mengatakan, TMMD Reguler dilaksanakan di Dusun Kajor, Desa Selopamioro, Imogiri, Bantul. Sasaran pokok kegiatan meliputi pembuatan jalan sepanjang 2.043 meter dengan lebar 6 meter.
Kemudian pembuatan jembatan dengan panjang 3 meter, lebar 6 meter dan tinggi 2,5 meter, serta pembuatan gorong-gorong dua buah dengan panjang 6 meter daan tinggi satu meter. “Sasaran tambahan ada bedah rumah empat unit, cor blok jalan dua kali masing-masing 450 meter dan 250 meter, serta pembangunan sarana air bersih,” katanya.
Selain itu, TMMD juga menggarap kegiatan nonfisik meliputi administrasi kependudukan, kesehatan masyarakat, bela negara, bahaya narkoba, tertib lalu lintas, penyakit hewan menular dan budidaya ikan, UU Ketenagakerjaan, kesehatan reproduksi remaja, serta pengelolaan sampah. TMMD Reguler ke-99 berlangsung mulai 4 Juli hingga 4 Agustus mendatang.