TNI Bantu Ketahanan Pangan di Wamena, Papua

WAMENA — Mendukung ketahanan pangan nasional, Korem 172/PWY telah membuka lahan untuk ditanami padi diareal seluas 68 hektar di kampung Siepkosi, Distrik Siepkosi, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Komandan Korem 172/PWY, Kolonel Inf Boni C. Pardede mengatakan, pihaknya telah melakukan untuk mendukung program nasional tentang ketahanan pangan diseluruh Indonesia. Dan menurutnya, ini sudah menjadi tugas serta tanggung jawab TNI guna meminimalisir beban dari masyarakat.

“Saya mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dan agar upaya program ketahanan pangan nasional tercapai,” kata Kolonel Inf Boni C. Pardede, Selasa (4/7/2017).

Melihat kondisi wilayah Kabupaten Jayawijaya, jenis tanaman yang diupayakan oleh TNI di Distrik Siepkosi ini tak hanya padi, melainkan jenis lainnya dapat ditanam yang nantinya menjadi masukan ekonomi keluarga serta masyakarat secara luas.

“Kemarin kami coba tanam padi kalau nantinya tak bisa, ke depan kami akan coba dengan tanaman lain seperti jagung, hipere. Semoga padi ini berhasil dan harapannya ke depan semua lahan ini dapat segera digarap,” ujarnya.

Secara terpisah, Jhoni Siep salah satu Ketua kelompok tani kampung Siepkosi mengaku sangat membutuhkan bibit-bibit dan juga beberapa alat guna mendukung pertanian.

“Kami disini mempunyai beberapa kendala, tapi kami percaya kedepannya kami akan dibantu pegadaan bibit-bibit dan juga alat pertanian,” kata Jhoni.

Asisten I Bupati Kabupaten Jayawijaya, Tunggal Wisono mengapresiasikan apa yang telah dilakukan pihak TNI khususnya dari Korem 172/PWY dan ia pun berharap ke depan padi yang telah ditanam dapat tumbuh dan dipanen bersama-sama.

“Penanaman perdana padi kemarin memberikan motivasi kepada kelompok tani untuk bekerja lebih keras,” kata Wisono.

Dirinya tetap akan berkoordinasi dengan lintas sektor agar semakin baik dan apabila ada kekurangan, ke depan dapat dijadikan bahan evaluasi. “Nanti akan dilakukan evaluasi secara berjenjang sehingga bisa terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Untuk alat yang dibutuhkan oleh petani pihak pemerintah setempat dalam waktu dekat akan menyalurkan barang tersebut sesuai dengan yang dibutuhkan melalui SKPD terkait.

Lihat juga...