Terorisme jadi Materi Lomba Pidato Pelajar

MAUMERE – Dandim 1603/Sikka, Letkol Inf. Abdullah Jamali, SIP berpesan kepada para peserta lomba pidato tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah manengah pertama (SMP) asal Kabupaten Sikka yang akan bertanding dalam lomba pidato tingkat Kodim di Korem 161 Wira Sakti Kupang agar bisa meraih juara.

“Berbuatlah yang terbaik dan sebisa mungkin merebut juara agar bisa mewakili Korem 161 Wira Sakti bertanding di Kodam IX Udayana di Denpasar Bali nantinya,” pesan Dandim Sikka.

Kepada Cendana News, Selasa (11/7/2017) Dandim Abdullah mengatakan, dirinya merasa bangga menyaksikan penampilan para peserta lomba saat seleksi di Kodim Sikka sebab rata-rata peserta sangat mahir berpidato.

“Mudah-mudahan mereka bisa meraih juara sebab saat lomba di Kodim Sikka kemampuan berpidato mereka sangat bagus dan ada masukan juga dari juri buat mereka agar bisa lebih baik,” tuturnya.

W. Maria Sida, guru kelas IV SDK Bhaktyarsa Maumere kepada Cendana News menjelaskan, selaku pendamping para murid dalam mengikuti lomba pihaknya selalu mengevaluasi dan mengasah kemampuan berpidato anak-anak yang meraih juara tersebut setiap hari jelang lomba di Kupang.

Materi pidato soal teroris dan ISIS sebut Maria juga sedang didalami dan dipelajari lebih lanjut oleh kedua siswa Sekolah Dasar Katolik ini sebab saat lomba di tingkat Kodim Sikka materi ini belum dikuasai akibat minimnya waktu persiapan jelang lomba.

“Kami berharap agar kedua siswa ini bisa meraih juara dan kami sudah memberikan pembekalan secara maksimal dan mereka juga sering mengikuti lomba pidato,” ungkapnya.

Keempat siswa-siswi tersebut yakni Jeane Maria Chaeterina dan Kornelius Sesilino Djhong asal SDK 14 Bhaktiyarsa, Emilia da Vira MayaYokha asal SMP PGRI1 Egon, Albricia Odilya Zilvena Buga dari SMPN 1 Maumere beserta guru pendamping  Ibu Y.A.Maria Siba.Ama dan Ibu Irene Sidok, S.Pd.

 

 

 

 

Lihat juga...