Side Ramp Dermaga Terlepas, Keberangkatan KMP Safira Nusantara Molor

LAMPUNG — Insiden pada dermaga dua Pelabuhan Bakauheni Lampung kembali terjadi akibat terlepasnya pen pengait pada sistem hidrolis side ramp jalur kendaraan yang akan naik dari dermaga menuju ke dek atas kapal tersebut.

Insiden terlepasnya sistem hidrolis side ramp dermaga dua tersebut berdasarkan pantauan Cendana News terjadi sekitar pukul 07.09, saat kapal akan melakukan angkat jangkar menuju ke Pelabuhan Merak Banten.

Petugas teknik langsung dikerahkan untuk melakukan pengangkatan sistem hidrolis pada dermaga dua tersebut dengan menggunakan takle sehingga KMP Safira Nusantara dengan ratusan penumpang pejalan kaki dan muatan kendaraan campuran tersebut bisa diberangkatkan.

Proses manual pengangkatan besi jembatan side ramp ke kapal diakui oleh Hariyadi selaku petugas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni dilakukan, sementara dan akan dilakukan proses perbaikan.

“Sistem hidrolis side ramp terlepas lagi. Sebelumnya juga sempat terlepas sehingga sempat tidak digunakan saat arus balik untuk menaikkan muatan kendaraan roda dua dan roda empat,” terang Hariyadi saat dikonfirmasi Cendana News, Minggu pagi (2/6/2017). Insiden sebelumnya terjadi sekitar pukul 18.52 WIB Selasa (28/6).

Selain berimbas pada jadwal keberangkatan kapal KMP Safira Nusantara, insiden terlepasnya sistem hidrolis side ramp juga mengganggu jadwal sandar KMP SMS Kartanegara yang akan sandar ke dermaga dua. KMP SMS Kartanegera yang sudah ada di alur masuk terpaksa menunggu proses pengangkatan side ramp dan keberangkatan KMP Safira Nusantara.

Saat dikonfirmasi terkait insiden tersebut Manager Operasional PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Sugeng Purwono menyebutkan, langkah perbaikan segera dilakukan agar arus balik lebaran tahun 2017 berjalan dengan normal.

Pada peristiwa sebelumnya tersebut terjadi saat side ramp dipasangkan dengan lambung KMP Windu Karsa Dwitya untuk pelayanan kendaraan roda dua dan roda empat yang akan naik ke dek kapal.

Akibat lepasnya pengait pada besi hidrolis side ramp tidak bisa dioperasikan dan terpaksa ditarik oleh petugas menggunakan tenaga manual. Sementara pelayanan kendaraan yang akan masuk ke dalam kapal menggunakan fasilitas ramdoor.

Beruntung insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan pelayanan kendaraan pribadi yang biasanya melintas di side ramp ke dek atas kapal dihentikan. Akibat insiden tersebut petugas ASDP cabang Bakauheni, petugas Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (OPP) Merak dan petugas Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Bakauheni langsung melakukan pemeriksaan.

Petugas tekhnik dari PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni bahkan langsung melakukan perbaikan pada pen hidrolis side ramp yang rusak.  Sementara waktu fasilitas side ramp tak bisa difungsikan sehingga pelayanan keluar masuk kendaraan menggunakan ram door kapal.

Akibat insiden terlepasnya sistem hidrolis di dermaga dua pada Minggu pagi (2/7) jadwal pelayanan kapal selanjutnya SMS Kartanegara menjadi terhambat bahkan jadwal pelayanan kapal roro tersebut telah selesai dan dialihkan ke dermaga tiga.

Penumpang pejalan kaki yang menunggu di ruang tunggu untuk naik KMP SMS Kartanegara yang memiliki jadwal pelayanan sekitar 15 menit tersebut bahkan harus menunggu selama lebih dari 30 menit.

Lihat juga...