Penyuluhan Bahaya Narkoba Jadi Fokus KKN Mahasiswa Unmul di Balikpapan

BALIKPAPAN — Penyuluhan ke sekolah-sekolah tentang bahaya narkoba menjadi fokus utama Mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mengingat Balikpapan salah satu kota yang kasus penyalahgunaan narkobanya cukup tinggi di Provinsi Kalimantan Timur.

“Diketahui bahaya narkoba sudah sangat membahayakan sehingga generasi muda harus menjauhinya,” kata Ketua Korwil KKN Balikpapan, Rahman Juliansyah usai penerimaan mahasiswa Unmul KKN di Balikpapan, Jumat (7/7/2017).

Tidak hanya itu, 140 mahasiswa Unmul KKN juga akan fokus pada sektor membangun Usaha Kecil dan Mikro di kelurahan Balikpapan. Dalam KKN nantinya juga melibatkan PKK di Kelurahan dengan berbagai kegiatan yang membangun masyarakat.

“Kita juga membangun UKM, kegiatan PKK di kelurahan,”sebutnya.

Ia menjelaskan berbagai kegiatan dalam pemberdayaan ekonomi untuk UKM dan PKK di tingkat Kelurahan juga dilaksanakan khususnya di kelurahan-kelurahan pinggiran.

“Nantinya ada 17 Kelurahan, sebagian berada di pinggiran. Dan merata pada semua Kecamatan di Balikpapan,” ujar mahasiswa Fakultas Ekonomi.

Selain KKN di kota Balikpapan, mahasiswa Unmul lainnya juga melakukan KKN di 14 Kabupaten Kota Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Adapun secara keseluruhan mahasisawa Unmul yang KKN tahun sekitar 4.548 orang. Untuk di Balikpapan 140 mahasiswa Unmul akan KKN mulai 1 Juli hingga Agustus 2017.

Dalam penerimaan mahasiswa KKN di Balikpapan, Ketua Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Mandiri Unmul Prof. DR Susilo menuturkan setiap tahun program KKN rutin dilakukan oleh mahasiswa akhir Unmul, sebagai kegiatan praktek dalam berinteraksi langsung ke masyarakat.

“Interaksi dengan mahasiswa berbeda dengan masyarakat. Sehingga mahasiswa juga perlu belajar sebelum nanti terjun langsung ke masyarakat usai belajar di perguruan tinggi,” jelasnya saat memberikan pengarahan ke mahasiswa KKN.

Ia mengharapkan program 3 SKS dapat bermanfaat maksimal oleh mahasiswa dalam mendapatkan bahan-bahan kuliah dan penelitian. “Harapan bermanfaat maksimal, setelah teori diperoleh banyak dari kampus. Akan ada 8-9 mahasiswa KKN di masing-masing Kelurahan,” tambahnya.

Lihat juga...