Pemda Diminta Tidak Bergantung pada APBN untuk Pembangunan
MATARAM — Pemerintah daerah diminta lebih kreatif menggaet pihak swasta dan investor dalam melaksanakan proses pembangunan di daerah, baik menyangkut pembangunan infrastruktur dasar maupun fasilitas lain termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Harus ada inovasi dan terobosan dari Pemda menjalankan proses pembangunan di daerah dengan lebih banyak melibatkan pihak swasta untuk pembiayaan, jangan hanya mengandalkan APBN maupun APBD,” kata Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Yusid Toyib di Mataram, Kamis (27/7/2017).
Menurutnya, kalau hanya bergantung dengan skema pembiayaan dari APBD maupun APBN jelas tidak akan cukup, karena jumlahnya terbatas dan hal itulah yang menjadi salah faktor lambannya proses pembangunan di daerah.
Karena itulah, kata Yusid, kepala Daerah diminta senantiasa mampu menciptakan iklim investasi yang mampu menggaet pihak swasta maupun investor luar mau menanamkan investasinya, khususnya bidang infrastruktur.
“Jangan membuat regulasi yang mempersulit, tapi yang mempermudah tumbuhnya atau menciptakan iklim investasi,”cetusnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin mengakui kalau dengan APBD yang ada tidak akan mungkin bisa mempercepat proses pembangunan di NTB, dengan luas wilayah NTB yang terdiri dari dua Pulau, Lombok dan Sumbawa.
“Jelas tidak cukup, makanya kita genjot sektor pariwisata untuk menggaet investor sebanyak mungkin mau berinvestasi di NTB.”