OPP Merak Perhatikan Stok Air Tawar Semua Kapal Saat Arus Balik
LAMPUNG — Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (OPP) Merak menyebut pelayanan arus balik mudik lebaran tahun 2017 (1438 Hijriyah) sedikit lebih baik dibandingkan tahun lalu. Pelayanan ini mulai dari penyiapan sarana dan prasarana baik kapal, dermaga pelabuhan serta koordinasi dengan pihak terkait (stakeholder) melayani pemudik saat arus mudik dan arus balik.
Kepala Otoritas Pelabuhan Penyeberangan Merak yang membawahi Lintasan Selat Sunda,Harno Trimadi saat berbincang dengan Cendana News di Bakauheni mengakui berbagai pola pelayanan untuk pemudik mulai tertata dengan baik.
Salah satu keluhan penumpang kapal diakuinya salah satunya terjadi pada penyediaan fasilitas air bersih atau air tawar di kapal yang kerap habis pada angkutan arus mudik dan balik pada tahun tahun sebelumnya.
Harno menyebut telah mendengar keluhan dari pengguna jasa penyeberangan kapal roll on roll off (Roro) di Lintasan Selat Sunda terkait ketersediaan air sehingga mulai berkoordinasi dengan pengusaha jasa pelayaran dan pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
“Pada tahun ini pelayanan bagi pemudik untuk kebutuhan air tawar di kapal kita selalu kita perhatikan mengingat pemudik dengan kendaraan roda dua dan pejalan kaki rata rata membutuhkan air bersih saat di kapa,l” terang Harno kepada Cendana News di lobi penjualan tiket penumpang pejalan kaki, Sabtu (1/7/2017)
Setiap kapal diwajibkan mengisi sekitar 10ribu kubik air bersih di Pelabuhan Bakauheni mengingat pengisian air tawar hanya bisa dilakukan di Pelabuhan Bakauheni. Dari sebanyak 23 perusahaan kapal di lintasan Selat Sunda dengan total jumlah sebanyak 65 kapal.
Pada arus mudik dan balik liburan diakuinya kebutuhan akan air tawar untuk pemudik sangat penting untuk wudhu,cuci muka serta kebutuhan lain dengan jumlah penumpang kapal yang sangat banyak.
Selain ketersediaan air Harno Trimadi menyebut OPP Merak juga memastikan pada tahun ini kelancaran lebaran cukup terbantu dengan beroperasinya dermaga VII Pelabuhan Bakauheni yang bisa melayani arus penyeberangan.
Total dermaga yang beroperasi mencapai 6 dermaga. Penambahan satu dermaga tersebut diakuinya didukung oleh penambahan trip kapal dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencapai 130 trip perhari sementara pada tahun ini bisa mencapai 142 trip maksimal.
“OPP menargetkan trip atau perjalanan kapal sehari bisa mencapai sebanyak 130 trip namun saat ini bisa mencapai 136 trip selama arus balik dan selama arus mudik bisa mencapai 142 trip perhari,” ungkapnya.
Sebanyak 34 kapal diakuinya dioperasikan di lintasan Selat Sunda selama arus mudik dan balik meski ungkap Harno Trimadi KMP Portlink III yang sempat mengalami insiden menabrak fender sempat dikeluarkan dari lintasan Selat Sunda dan masih dalam proses penyelidikan marine inspector.
Sebelum ada keputusan dari marine inspector terkait kondisi KMP Porlink III pihak OPP Merak masih belum memberikan rekomendasi kapal tersebut beroperasi.
Ia menyebut meski belum dioperasikan sejumlah kapal lain dengan gross ton (GT) besar rata rata di atas 5000 GT di antaranya KMP Virgo 18 dengan bobot 9989 GT , Panorama Nusantara dengan bobot 8915 GT serta beberapa kapal lain masih bisa mengangkut penumpang rata rata di atas 500 orang penumpang pejalan kaki.
Perjalanan kapal yang sedikit lebih lama pada waktu tertentu selama arus mudik dan arus balik diakui akibat pengaruh cuaca khususnya alun laut di Pelabuhan Merak sehingga proses olah gerak kapal sedikit mengalami gangguan.
Selama arus mudik dan arus balik waktu perjalanan kapal mencapai 2 jam dan bongkar muat bisa mencapai 15 menit dan diberi waktu lebih cepat saat arus balik menghindari penumpukan di dermaga.
Hingga H+5 (berdasarkan perhitungan ASDP) arus balik dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak telah menyeberangkan sebanyak 430.124 penumpang dengan rincian 348.054 penumpang dalam kendaraan, sebanyak 82.070 orang penumpang pejalan kaki atau sekitar 52 persen.
Kendaraan roda diseberangkan dari Pelabuhan Bakauheni sebanyak 37.530 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 51.758 unit diseberangkan dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak.