Indonesia Berencana Tingkatkan Ekspor CPO ke Nigeria
JAKARTA — Pemerintah Indonesia dalam waktu dekat berencana akan menjajaki kemungkinan meningkatkan ekspor CPO atau minyak sawit mentah ke Nigeria, yang selama ini dikenal sebagai salah satu negara paling padat penduduknya di Benua Afrika.
Nigeria belakangan diketahui merupakan salah satu mitra dagang paling penting bagi Indonesia, khususnya di kawasan Afrika. Nigeria merupakan salah satu negara yang sangat kaya akan pasokan minyak bumi dan juga hasil tambang mineral lainnya yang tidak dapat diperbaharui.
Rencana ekspor minyak sawit mentah atau CPO ke Nigeria tersebut disampaikan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia, Enggartiasto Lukita, saat menggelar jumpa pers di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag) Jakarta, Senin (31/7/2017).
Enggartiasto sebelumnya melakukan kunjungan kerja selama beberapa hari ke beberapa negara di Benua Afrika, di antaranya Afrika Selatan dan Nigeria. Kunjungan kerja tersebut dalam rangka meningkatkan kerjasama antara Indonesia, khususnya dalam bidang perdagangan dan perekonomian dengan beberapa negara yang selama ini menjadi mitra dagang penting bagi Indonesia.
“Nigeria merupakan salah satu negara kaya minyak, dalam waktu dekat kita akan impor minyaknya, sementara itu kita bisa mengekspor CPO atau minyak sawit mentah ke Nigeria, saat ini negara tersebut sedang memerlukan CPO dalam jumlah besar, uniknya di sana CPO digunakan sebagai salah satu bahan pembuatan atau produksi mie instan” jelasnya.
Enggartiasto juga mengatakan, mie instan asal Indonesia ternyata sangat terkenal di Nigeria. Bahkan, mie instan tersebut bisa dikatakan telah menjadi makanan sehari-hari sebagian penduduk Nigeria. Tingginya permintaan akan mie instan kemudian membuat salah satu perusahaan mie instan di Indonesia membangun 14 pabrik di Nigeria.