HUT Museum Ranggawarsita Rangkul Komunitas Senam Aerobic dan Zumba

SEMARANG — Museum Ranggawarsita memperingati HUT yang ke-28 dengan menggelar beberapa kegiatan  salah satunya Lomba senam aerobic dan senam zumba. Lomba senam tersebut diikuti oleh masyarakat umum baik yang tinggal di Kota Semarang maupun di luar Kota Semarang.

Bambang Tri, Kasubag Tata Usaha Museum Ranggawarsita, mengatakan tema besar yang diangkat Museum Ranggawarsita di HUT yang ke-28 adalah museum untuk semua kalangan. Hal ini menjadi latar belakang pengelola museum untuk juga merangkul kalangan ibu-ibu, khususnya yang hobi senam.

Program museum untuk semua kalangan sebenarnya sudah digalakan berbulan-bulan sebelum hari H ulang tahun Museum Ranggawarsita, seperti latihan karate di museum, latihan tari di museum dan lain sebagainya, termasuk juga latihan senam aerobic di museum.

“Museum untuk semua kalangan merupakan misi dari pengelola agar semua kalangan mau datang berkunjung ke musem. Kita sudah memfasilitasi komunitas karate, tari, dan senam untuk menggunakan tempat yang ada di musem. Nah, karena itu di HUT Museum Ranggawarsita ini kami ingin merangkul mitra-mitra museum tersebut sehingga munculah ide mengadakan lomba senam aerobic dan senam zumba,” ujar Bambang saat ditemui, Sabtu (8/7/2017).

Menurut laki-laki yang akrab dipanggil Bambang, lomba senam aerobic dan zumba dipilih dengan tujuan untuk lebih merangkul kalangan ibu-ibu. Ini dikarenakan kalangan ibu-ibu merupakan kalangan yang jarang mengunjungi museum. Sehingga lomba senam aerobic dan zumba ini diharapkan menjadi salah satu pemantik agar ibu-ibu tertarik mengunjungi museum.

 

Dalam mengadakan kegiatan lomba senam aerobic dan lomba senam, pihak pengelola Museum Ranggawarsita bekerjasama dengan komunitas Ranggawarsita Sehat (WRS). WRS sendiri merupakan salah satu komunitas yang melakukan latihan rutin di Museum Ranggawarsita. Kerjasama antara pihak museum dengan mitranya yaitu WRS menjadikan kegiatan lomba senam aerobic dan zumba berjalan lancar dan diikuti banyak peserta.

Gloria Fransisca, sebagai koordinator dari WRS dan panita dari lomba senam aerobic dan zumba, menjelaskan bahwa masyarakat banyak yang antusias mengikuti lomba ini. Berkat hasil kerjanya dan tim, lomba senam aerobic dan zumba tidak hanya diikuti masyarakat dalam kota saja, tapi banyak juga dari masyarakat luar kota yang ikut menjadi peserta.

“Kami dari WRS berupaya untuk mengundang komunitas-komunitas senam yang kami kenal, dan kami juga menyebar pamflet-pamflet tidak hanya di dalam kota Semarang saja. Alhasil sekarang ini kami bersyukur total peserta yang mendaftar mencapai 250 orang dan itu diluar ekspektasi kami,” ujar Gloria Sabtu, (8/7/2017).

Gloria sendiri sangat mengapresiasi pengelola Museum Ranggawarsita dalam memfasilitasi kebutuhan lomba senam aerobic dan zumba dengan baik. Dirinya berharap dengan lomba senam aerobic dan zumba di Museum Ranggawarsita dapat menjadi sarana mengenalkan museum pada semua kalangan khususnya ibu-ibu. Sehingga nantinya pengunjung semakin bertambah banyak.

Sementara itu salah satu peserta bernama Nihayatun Sabila mengatakan sangat terkesan dengan adanya lomba senam aerobic dan zumba di Museum Ranggawarsita. Dirinya juga merasa fasilitas dari panitia maupun dari Museum Ranggawarsita sendiri sangat memuaskan.

“Saya sangat senang bisa menjadi peserta lomba senam aerobic dan zumba ini. Saya bisa berbagi dengan ibu-ibu yang lain mengenai pengetahuan senam. Selain itu saya juga bisa jadi mengenal lebih dalam Museum Ranggawarsita,” imbuhnya.

 

Lihat juga...