KAMIS, 15 JUNI 2017
LAMPUNG — Antrian cukup panjang yang terjadi di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni saat pembelian tiket, mulai disiasati oleh pihak PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry cabang Bakauheni, dengan menjual tiket di luar pelabuhan.
![]() |
| Lobi tiket elektronik penumpang kapal di Pelabuhan Bakauheni Lampung |
Manager Operasional PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Sugeng Purwono, mengatakan, selama ini antrian terjadi saat arus mudik dan arus balik saat pembelian tiket kendaraan, tiket pejalan kaki. Pada tahun ini, kebijakan baru diterapkan dengan membuka loket pembelian tiket untuk kendaraan dan pejalan kaki di tiga lokasi. Dua lokasi di wilayah kota Bandarlampung dan satu lokasi di Kabupaten Lampung Selatan.
Penempatan loket penjualan tiket dengan sistem elektronik dan bahkan sudah bisa dipesan secara online tersebut merupakan upaya PT. ASDP Bakauheni melayani pemudik angkutan lebaran 1438 Hijriyah/2017, ini. Tiga lokasi penjualan tiket yang dioperasikan oleh PT ASDP bekerjasama dengan beberapa pihak termasuk Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, tersebut, di antaranya dibuka di Rumah Makan Begadang IV Jalan Lintas Sumatera Kecamatan Panjang Bandarlampung, Terminal Rajabasa Bandarlampung serta Res Area Masjid Kubah Intan Kalianda. Selain memudahkan pemudik yang akan menyeberang, lokasi-lokasi tersebut menjadi tempat untuk beristirahat sebelum sampai di pelabuhan Bakauheni.
“Saat arus mudik atau saat arus balik lebaran, pemudik bisa istirahat di lokasi yang ditetapkan sembari membeli tiket, sehingga saat sampai di Pelabuhan Bakauheni segera masuk jalur khusus tanpa harus mengantri lagi untuk membeli tiket,” terang Sugeng di Bakauheni, Kamis (15/6/2017).
Menurut Sugeng, pelayanan untuk lokasi penjualan tiket bagi pemudik pengguna jasa pelayaran tersebut diperuntukkan bagi pengendara kendaraan, penumpang pejalan kaki. Khusus loket penjualan tiket PT ASDP yang disiagakan di Terminal Rajabasa, diperuntukkan bagi calon penumpang pejalan kaki yang naik kendaraan dari Terminal Rajabasa dengan harga tiket penumpang kapal pejalan kaki dewasa Rp15.000 per orang, anak-anak Rp8.000 per orang. Sementara untuk kendaraan roda dua golongan III tiket dijual dengan seharga Rp114.000 per unit dan golongan IV penumpang dengan harga tiket Rp374.000 per unit.
![]() |
| Kesibukan di Dermaga II Pelabuhan Bakauheni |
Sebagai bagian kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang memiliki Masjid Kubah Intan Kalianda, PT. ASDP juga akan membantu dengan melakukan penambahan tempat-tempat sampah khusus yang diminta oleh Pemkab Lampung Selatan. Pasalnya, dengan adanya loket penjualan tiket di Rest Area Masjid Kubah Intan Kalianda yang bisa digunakan untuk penumpang beristirahat, membeli tiket atau melakukan aktivitas makan dan minum, dipastikan akan ada penambahan volume sampah di area tersebut.
Tiga lokasi yang sudah disiapkan oleh PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni untuk penjualan tiket tersebut, rencananya akan dioperasikan pada H-2 lebaran hingga H+7 lebaran. Pembukaan loket yang lebih banyak dilakukan pada arus balik dilakukan melihat pengalaman tahun sebelumnya, arus balik dari Pulau Sumatera jumlah pemudik akan lebih banyak dibandingkan arus mudik.
Saat arus mudik, pelayanan penjualan tiket masih dilayani di Pelabuhan Bakauheni mulai H-7 hingga H-3 dan baru akan dilayani H-2 di tiga lokasi yang ditetapkan, sementara saat arus balik penjualan tiket di tiga lokasi tersebut dilakukan mulai H+1 hingga H+7 lebaran.
Meski demikian, bagi pengendara dari wilayah Kabupaten Lampung Timur yang akan menuju ke Pelabuhan Bakauheni tetap bisa membeli tiket di loby pembelian tiket Pelabuhan Bakauheni.
Sebagai upaya mempercepat pelayanan pembelian tiket, sebanyak 5 loket pembelian tiket penumpang pejalan kaki disiapkan, sementara saat terjadi lonjakan penumpang akan disiapkan sebanyak 10 loket.
Loket penjualan tiket kendaraan yang semula berjumlah 9 loket, baik untuk kendaraan roda dua dan empat hingga lebih, akan ditambah menjadi 13-14 loket, termasuk rencana penambahan loket yang akan mengarah ke Dermaga VII Pelabuhan Bakauheni.
Salah satu calon penumpang, Asmuni, yang berencana akan mudik ke Jawa Barat, menyebut pelayanan PT. ASDP terhadap proses pembelian tiket mulai membaik. Laki-laki yang berencana mudik menggunakan kendaraan roda dua tersebut mengaku akan mudik pada saat H-7 lebaran dan ia tetap akan membeli tiket di loket penjualan tiket kendaraan, sebab dari pengalaman tahun sebelumnya arus mudik dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa menggunakan kapal laut masih akan sepi, berbeda dengan arus balik. (Henk Widi/ Koko Triarko/ Foto: Henk Widi)
Source: CendanaNews

