BANDUNG – Jumlah pemudik yang berangkat dari terminal Cicaheum Kota Bandung ke sejumlah daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur dari H-7 hingga H-5 lebaran mengalami penurunan dibanding tahun 2016.
“Sebagai perbandingan dari H-7 hingga H-5 lebaran tahun lalu menurun hingga 16 persen,” ujar Kepala Terminal Cicaheum Roni Hermanto di Terminal Cicaheum, Rabu.
Roni mencatat penurunan penumpang yang berangkat dari Terminal Cicaheum dari H-7 hingga H-5 sebanyak 7.430, sementara ditahun 2016 jumlah penumpang dihari yang sama tercatat 8.800 orang.
“Kemaren H-5 ada peningkatan sebesar 15 persen dari tahun lalu, tapi untuk keseluruhan mengalami penurunan,” katanya.
Menurut Roni, untuk hari Rabu (21/6) belum ada lonjakan yang signifikan, namun ia belum menghitung berapa jumlah penumpang yang telah berangkat hari ini.
“Untuk H-4 belum ada lonjakan yang signifikan. Yang hari ini belum ada data verifikasi tapi bisa masuk untuk besok,” katanya.
Terminal Cicaheum sendiri menyiapkan 260 armada bus yang terdiri dari AKDP 135 kendaraan dan AKAP 105 dan cadangan 20 armada. Bus-bus ini melayani berbagai tujuan di wilayah timur.
Untuk persiapan angkutan lebaran, Roni mengatakan pihaknya rutin melakukan pengecekan kendaraan yang masuk ke terminal. Hal ini untuk memastikan bus laik jalan sebelum mengangkut penumpang.
“Jadi kita uji kelaikan dari segi fisik bus maupun pengemudinya juga. Pengemudinya harus bebas alkohol. Nanti ada tes urine bagi pengemudi menjalankan angkutan lebaran,” katanya.
Selain itu, untuk memberikan kenyamanan kepada para pemudik, Terminal Cicaheum menyiagakan posko untuk melayani kesehatan, keamanan, informasi, serta ruang khusus untuk ibu menyusui. (Ant)