“Namun kalau dibandingkan dengan hari-hari biasa, sudah ada peningkatan sekitar 30 persen,” katanya di Purwokerto, Rabu.
Bahkan, kata dia, volume kedatangan dan keberangkatan penumpang pada arus mudik hingga H-5 Lebaran 2017 masih jauh di bawah periode yang sama tahun 2016.
Menurut dia, hal itu disebabkan adanya penurunan jumlah bus yang melayani penumpang.
“Tahun kemarin kami memang belum menerapkan pengecekan dokumen sehingga acak-acakan. Kalau sekarang, kendaraan yang masuk Terminal Bus Purwokerto dalam dokumennya harus benar-benar berbunyi untuk Purwokerto,” katanya.
Lebih lanjut, Hadi mengatakan berdasarkan pantauan, arus mudik hingga H-4 Lebaran masih tergolong lancar.
Menurut dia, hal itu terlihat dari waktu kedatangan bus dari Jakarta yang tidak mengalami keterlambatan.
“Saat ini, hambatan makin minim sehingga kedatangan bus tidak terlambat,” katanya.
Berdasarkan data di Posko Lebaran Terminal Purwokerto, volume kedatangan penumpang pada H-7 Lebaran sebanyak 8.216 orang, H-6 Lebaran sebanyak 8.885 orang, dan H-5 Lebaran sebanyak 8.528 orang.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada Lebaran 2016, volume penumpang tergolong lebih rendah karena pada H-7 Lebaran mencapai 13.711 orang, H-6 Lebaran sebanyak 11.516 orang, dan H-5 Lebaran sebanyak 13.618 orang. Budi Suyanto. (Ant)
Kategori Umum
Total News : 237 |
| ASEAN (2) |
| Hukum (22) |
| Ibukota dan Daerah (87) |
| Info Finansial (16) |
| Internasional (6) |
| Jasa (27) |
| Kesra (27) |
| Olahraga (12) |
| Politik (16) |
| Pumpunan (2) |
| Riil (19) |
| Seni Budaya dan Hiburan (1) |
Index by Date